29 Rumah Warga di Mamuju Rusak Diterjang Angin Kencang

MAMUJU - 29 rumah warga di tiga desa dan satu kelurahan di Kabupaten Mamuju, Sulawesi Barat (Sulbar) rusak akibat diterjang angin kencang.

Kepala Pelaksana Harian BPBD Kabupaten Mamuju Muhammad Taslim Sukirno mengatakan, angin kencang yang menerjang daerah itu pada Selasa (3/1) dini hari dan Rabu (4/1) dini hari itu mengakibatkan 29 rumah yang dihuni 29 kepala keluarga (KK) atau 154 jiwa itu rusak.

Selain merusak puluhan rumah warga di tiga desa dan satu kelurahan pada tiga kecamatan tersebut, angin kencang yang disertai hujan deras, juga merusak gedung serbaguna dan satu sekolah di Kecamatan Kepulauan Balabalakang.

"Angin kencang disertai hujan deras yang terjadi pada Selasa dinihari (3/1) sekitar pukul 03.30 WITA dan Rabu (4/1) dini hari, menyebabkan puluhan rumah warga dan fasilitas umum di empat kecamatan rusak," katanya dilansir ANTARA, Rabu, 4 Januari.

Dia menjelaskan ke-29 rumah warga dan fasilitas umum yang rusak akibat diterjang angin kencang itu yakni, tujuh rumah yang dihuni tujuh KK atau 36 jiwa di Desa Sumare Kecamatan Simboro.

Kemudian, sebanyak 11 rumah yang dihuni 11 KK atau 56 jiwa di Kelurahan Sinyonyoi Kecamatan Kalukku serta 11 rumah yang dihuni 11 KK atau 53 jiwa di Desa Papalang Kecamatan Papalang.

Angin kencang yang disertai hujan  juga merusak gedung serbaguna di Dusun Ulu dan gedung SLTP Negeri 2 Balabalakang di Dusun Tengah Kecamatan Balabalakang.

"Tidak ada korban jiwa maupun adanya warga terluka pada peristiwa ini. Penanganan terhadap dampak angin kencang sudah dilakukan dengan berkoordinasi pihak-pihak terkait," katanya.

BPBD mengimbau warga agar tetap waspada kemungkinan terjadinya angin kencang disertai hujan deras yang masih dapat melanda wilayah itu.