Agar Terampil Mengelola Waktu, Begini Cara Mengajarkan pada Anak-anak

YOGYAKARTA – Pernahkan Anda membersamai buah hati tergesa-gesa sebelum berangkat sekolah atau mengerjakan PR sebelum tengah malam? Mengelola waktu merupakan satu-satunya cara agar anak-anak bisa memanfaatkan kesempatan sebaik mungkin. Orang tua perlu mengajarkannya sebelum mereka beranjak dewasa. Bagaimana caranya, berikut tips yang bisa Anda lakukan dengan menyenangkan.

1. Jadikan manajemen waktu sebagai aturan permainan

Bermain adalah cara belajar yang menyenangkan. Orang dewasa, cenderung mengasosiasikan mengelola waktu secara serius, karena berkaitan dengan relasi sosial hingga karir. Tetapi bagi anak-anak, belajar mengelola waktu bisa dikemas secara menyenangkan.

Anda bisa mengajak anak-anak membuat tanggal sendiri dengan krayon. Tambahkan stiker untuk menandai tugas-tugas tertentu. Atau buatlah permainan untuk melihat siapa yang dapat menyelesaikan tugas-tugas sederhana di sekitar rumah. Misalnya pekerjaan rumah untuk memakai sepatu, menyikat gigi, menyiapkan PR sekolah, dan menyiapkan ransel untuk sekolah esok.

Ilustrasi cara mengajarkan pada anak-anak untuk terampil mengelola waktu (iStockphoto/Sigmund)

2. Tunjukkan pada anak Anda cara mengukur waktu

Bahkan anak-anak yang tahu cara membaca jam belum tentu tahu cara mengukur waktu. Artinya, Anda wajib membantu mereka untuk mengatur timer, misalnya waktu menyelesaikan tugas. Perlu dipahami, Anda tidak mencoba untuk mengajarkan pada anak-anak untuk hidup dengan kejaran waktu. Tetapi tujuannya adalah membantu mereka memahami seperti apa rasanya  1 jam, 15 menit, atau bahkan 5 menit.

3. Buat kalender keluarga

Kalender keluarga adalah peta jalan untuk komitmen semua orang di rumah. Dengan kalender keluarga ini, setiap orang akan tahu kapan anak sulung latihan Pramuka, kapan anak bungsu harus les piano, dan lain sebagainya. Melansir Verywell Family, Selasa, 13 September, seluruh anggota keluarga harus terlibat dalam membuat kalender keluarga. Agar lebih menyenangkan, beri sentuhan artistik dan seni.

4. Buat tugas rutin

Rutinitas membantu anak-anak mengenali aktivitas harian yang tetap. Misalnya, jam belajar pada pukul 19.00 hingga satu atau dua jam ke depan. Selain tugas untuk dirinya sendiri, Anda juga bisa membuat aturan bersama untuk menyelesaikan tugas rumah pada sore hari.

5. Jangan membuat jadwal terlalu padat

Salah satu kesalahan paling umum yang dilakukan orang tua adalah memastikan anak-anak dapat berpartisipasi dalam setiap kegiatan sepulang sekolah. Hindari membuat jadwal anak-anak terlalu padat, karena mereka akan terus-menerus pergi tanpa ada kesempatan untuk menikmati waktu istirahat dan waktu berkualitas bersama keluarga.

6. Jadwalkan waktu senggang

Membuat jadwal dan menaatinya, penting. Tetapi beri waktu senggang untuk tidak berbuat apa-apa. Mereka bisa bermain sendirian, menikmati waktu paling menyenangkan. Manajemen waktu yang baik juga berarti Anda memberi waktu untuk mereka bermain.

Terakhir, bantu anak-anak untuk menetapkan prioritas mereka. Ini akan tergantung usia anak Anda. Misalnya, pada anak kelas empat Sekolah Dasar tidak berpikir untuk masuk perguruan tinggi. Bantu mereka membuat prioritas dengan skala per jam, harian, mingguan.

Itulah langkah mengajarkan pada anak-anak untuk mengelola waktu dengan baik. Keterampilan ini sangat berarti buat mereka, terutama ketika mereka beranjak dewasa dan mandiri.