Biar Enggak Merusak Kulit Wajah, Begini 5 Cara Aman Eksfoliasi di Rumah

JAKARTA – Eksfoliasi adalah proses mengangkat atau menghilangkan sel-sel kulit mati dari lapisan kulit. Umumnya, eksfoliasi tidak hanya dilakukan pada kulit wajah tetapi kulit di seluruh tubuh. Namun yang kulit wajah paling sensitif dibandingkan bagian kulit lainnya, maka perlu mempertimbangkan keamanan supaya kulit tidak rusak setelah melakukan eksfoliasi di rumah.

Jika Anda memilih eksfoliasi di rumah, bisa dilakukan dengan benar berdasarkan rekomendasi dari American Academy of Dermatology Association. Pertama yang perlu dipahami adalah jenis atau karakter kulit wajah Anda.

Setiap eksfoliasi, mungkin tidak cocok untuk setiap jenis kulit. Seperti untuk kulit sensitif yang bisa menyebabkan merah terbakar setelah menggunakan produk eksfoliasi. Untuk kulit kering, mungkin akan terasa gatal dan kasar. Sedangkan pada kulit berminyak bisa terlihat bercahaya meski sebum tetap banyak dilepaskan. Untuk kulit kombinasi, berpotensi menyebabkan kering di beberapa area dan berminyak di area lain.

Untuk mencegah kerusakan kulit, dokter kulit merekomendasikan tips-tips berikut jika melakukan eksfoliasi di rumah.

1. Pertimbangkan produk eksfoliasi kulit

Beberapa komposisi dalam produk eksfoliasi, bisa membuat kulit menjadi lebih sensitif. Seperti krim retinoid, produk yang mengandung retinol, atau benzoil peroksida. Pengelupasan kulit saat menggunakan produk yang mengandung bahan-bahan tersebut bisa membuat kulit kering atau bahkan menyebabkan jerawat.

2. Pilih metode eksfoliasi sesuai jenis kulit Anda

Bagi Anda dengan kulit sensitif yang mudah berjerawat dan jenis kulit kering, sebaiknya memakai waslap dan menggunakan produk eksfoliator berbahan ringan. Karena pengelupasan mekanis, misalnya menggunakan scrub bisa berpotensi mengiritasi kedua jenis kulit ini.

Untuk jenis kulit berminyak dan lebih tebal, bisa menggunakan produk eksfoliasi yang lebih kuat atau pengelupasan kulit secara mekanis dengan scrub. Namun hindari pengelupasan kimiawi atau mekanis yang terlalu kuat karena bisa menimbulkan luka atau bahkan memicu jerawat.

3. Eksfoliasi dengan lembut

Jika Anda menggunakan scrub atau eksfoliator kimia, aplikasikan produk dengan lembut, yaitu dengan gerakan melingkar kecil. Lakukan ini selama 30 detik lalu bilas dengan air hangat. Apabila menggunakan kuas atau spons, gunakan sapuan yang ringan dan pendek.

Eksfoliasi bisa dilakukan pada kulit yang tidak mengalami luka terbuka. Seperti karena jerawat atau luka karena terbakar sinar matahari.

4. Ikuti dengan pelembap

Efek paling umum setelah eksfoliasi adalah kulit menjadi kering. Maka oleskan pelembap segera setelah pengelupasan untuk menjaga kulit Anda tetap sehat dan cukup terhidrasi.

5. Pilih jadwal yang tepat

Seperti halnya menghabiskan waktu santai, eksfoliasi wajah juga perlu memilih jadwal yang tepat. Eksfoliasi hanya baik dilakukan jarang-jarang saja. Jika terlalu sering bisa menyebabkan kulit memerah dan teriritasi. Rutin melakukan eksfoliasi juga penting, tetapi berhati-hatilah dalam melakukannya dan sesuaikan dengan jenis kulit Anda.