JAKARTA – Geliat sepak bola putri usia dini di kota Bekasi mengalami pertumbuhan. Statistik tersebut terlihat dalam penyelenggaraan ajang sepak bola MilkLife Soccer Challenge (MLSC) Bekasi Seri II 2025–2026 yang berlangsung dalam pekan ini.
MLSC Bekasi Seri II digelar di Bekasi International Soccer Field dan Lap. Yonif 202 Tajimalela pada 28 April–3 Mei 2026. Jumlah siswi dan juga jumlah sekolah yang mengambil bagian dalam ajang yang digagas oleh Bakti Olahraga Djarum Foundation dan MilkLife itu mengalami peningkatan.
Deputy Program Manager Bakti Olahraga Djarum Foundation Welly Arisanto menilai peningkatan animo peserta menjadi indikator positif bahwa program pembinaan yang dijalankan mulai menunjukkan dampak nyata di tingkat usia dini.
"Ini baru seri kedua, tetapi antusiasmenya sudah menggembirakan sehingga menjadi sinyal positif bagi upaya pembinaan yang sedang dijalankan," ujar dia dalam keterangan yang diterima.
Peserta MilkLife Soccer Challenge (MLSC) Bekasi Seri II 2025–2026 mencapai 1.164 siswi, yang berasal dari 76 Sekolah Dasar (SD) dan Madrasah Ibtidaiyah (MI). Sebelumnya di Seri I pada September lalu, ajang ini diikuti oleh 1.036 peserta dari 67 Sekolah Dasar (SD) dan Madrasah Ibtidaiyah (MI).
Peningkatan tersebut membuat jumlah tim pun ikut bertambah, dari 92 tim dalam penyelenggaraan Seri I naik menjadi 105 tim di Seri II. Tim-tim tersebut terdiri dari 31 tim kelompok usia (KU) 10 tahun dan 74 tim kelompok usia (KU) 12 tahun.
Pelatih Kepala MilkLife Soccer Challenge Extra Training MLSC Bekasi Joni Setiawan mengatakan bahwa peningkatan jumlah peserta di seri kedua ini sejalan dengan kualitas sehingga sempat menyulitkan tim pelatih menyaring pemain untuk program extra training.
"Secara keseluruhan bakat-bakat yang tampil sepanjang penyelenggaraan seri kedua ini menunjukkan perkembangan yang cukup baik. Kualitas para pemain yang berpartisipasi kali ini juga terlihat lebih menonjol dibandingkan edisi sebelumnya," kata Joni.
Gelar juara KU 10 tahun di seri kedua Bekasi dibawa pulang oleh SDN Jatiwaringin 2. Mereka berhasil keluar sebagai juara setelah mengalahkan SDN Karang Anyar 03 Pagi lewat drama adu penalti.
Sementara itu, SDN Sukaresmi 06 menjadi kampiun KU 12 tahun usai mengalahkan SDN Padurenan IV di babak pamungkas. Kemenangan tersebut sekaligus balas dendam SDN Sukaresmi atas SDN Padurenan IV yang mengalahkan mereka di final seri pertama.