JAKARTA - Inter Milan mendapat giliran naik ke puncak klasemen Serie A Italia setelah mengalahkan Como 1907 dengan skor 4-0 dalam laga di Stadion Giuseppe Meazza, Minggu, 7 Desember 2025 dini hari WIB.
Inter yang sebelumnya menduduki peringkat tiga akhirnya bisa melewati dua tim di atasnya, AC Milan dan Napoli. Kemenangan atas Como menjadikan Inter mengantungi poin 30. Unggul dua poin dengan Milan dan Napoli yang turun ke posisi dua dan tiga.
Namun Inter bakal tak berlama-lama menduduki takhta klasemen kecuali bila pesaingnya kehilangan poin saat menghadapi lawan-lawannya. Napoli harus menghadapi Juventus yang menunjukkan kebangkitan. Juve yang ditangani eks pelatih Napoli, Luciano Spalletti bisa menjadi ganjalan bagi I Partenopei.
Sebaliknya, Milan berpeluang merebut kembali posisi puncak. Namun tim asuhan Massimiliano Allegri harus bisa mengalahkan Torino yang masih berkutat di papan bawah.
Sementara, Como masih menduduki peringkat enam setelah memiliki poin 24. Bila Juve mengalahkan Napoli, mereka bakal menggeser Como karena hanya terpaut satu poin.
“Di pertandingan ini, kami menunjukkan bagaimana performa terbaik kami saat menghadapi Como yang merupakan tim kuat,” kata kapten Inter Lautaro Martinez.
“Kami menunjukkan betapa laparnya kami meraih poin. Ini kemenangan yang bagus bagi kami,” jawabnya.
Inter yang kembali berduet dengan Marcus Thuram untuk mengobrak-abrik pertahanan Como. Permainan Inter juga kian solid dengan kembalinya bek sayap Luis Henrique. Sektor itu yang sempat menjadi titik lemah menyusul absennya Denzel Dumfries yang mengalami cedera engkel bulan lalu. Henriqu pun menggantikan Dumfries dengan sangat baik.
Henrique pula yang berperan dalam proses terciptanya gol pertama Inter. Dirinya melakukan penetrasi ke kotak penalti sebelum melepaskan assist yang dituntaskan Martinez di menit 11.
Unggul 1-0, Inter sesungguhnya tetap bermain menekan. Namun usaha mereka selalu gagal sehingga skor itu tak berubah hingga babak pertama usai.
Di babak kedua, Inter kembali menggebrak dan menunjukkan dominasi. Tim asuhan Cristian Chivu akhirnya bisa memperbesar keunggulan setelah Thuram sepakan dari jarak dekat saat menyambut tendangan sudut Federico Dimarco membobol gawang Como di menit 59. Ini merupakan gol pertama Thuram setelah pulih dari cedera hamstring yang dialaminya pada September lalu.
Unggul 2-0, Inter kian tak terbendung. Bahkan tuan rumah kembali menambah gol saat Hakan Calhanoglu mencetak gol di menit 81. Tak lama berselang Carlos Augusto memantapkan keunggulan Inter. Tendangan voli dia sukses menembus gawang Como. Skor berubah 4-0 dan bertahan hingga laga usai.
“Sulit melakukan analisis pertandingan saat Anda kalah hingga 4-0. Ini kekalahan yang cukup besar. Padahal saya tak melihat ada perbedaan di antara kedua tim,” kata pelatih Como Cesc Fabregas.
“Kekalahan ini menjadikan kami berkembang lebih baik bila mampu belajar,” ucapnya.
The English, Chinese, Japanese, Arabic, and French versions are automatically generated by the AI. So there may still be inaccuracies in translating, please always see Indonesian as our main language. (system supported by DigitalSiber.id)