JAKARTA - Manchester City tak memperhitungkan Bayer Leverkusen sehingga manajer Pep Guardiola merotasi pemain besar-besaran di pertandingan penyisihan Liga Champions. Alhasil, Leverkusen malah menghajar Man City 2-0 dalam laga di Stadion Etihad, Manchester, Rabu, 26 November 2025 dini hari WIB.

Perjudian Guardiola yang berujung dengan kekalahan mengejutkan. Saat menjamu Leverkusen, Guardiola menurunkan starting line up yang berbeda. Tidak kurang 10 pemain pilar yang dibangkucadangkan, di antaranya Erling Haaland, Ruben Dias dan Bernardo Silva. Bahkan kiper Gianluigi Donnarumma tidak dimainkan dan digantikan James Trafford.

Guardiola memilih memberi kesempatan pemain cadangan karena Man City bakal melakoni laga dengan jadwal padat pada Desember mendatang, termasuk big match melawan Real Madrid di Liga Champions.

Selain itu, posisi The Cityzens di klasemen sudah cukup aman karena masih berada di delapan besar atau termasuk tim yang mendapat tiket otomatis ke babak berikutnya di kompetisi Eropa.

Hanya rotasi pemain ala Guardiola saat melakoni laga ke-100 bersama Man City di Liga Champions memberi hasil buruk. Mereka tak mampu mencetak gol dan untuk kali pertama menelan kekalahan di babak penyisihan Eropa.

Ini juga menjadi kekalahan kedua berturut-turut Man City di berbagai kompetisi. Sebelumnya, Man City harus mengakui keunggulan Newcastle United 2-1 di Premier League Inggris.

Kekalahan keempat kalinya di Liga Inggris yang berujung insiden memalukan karena Guardiola tidak hanya melakukan provokasi verbal terhadap wasit tetapi juga petugas kamera.    

Di laga itu,  Man City sesungguhnya tetap diunggulkan meski turun dengan komposisi pemain yang berbeda. Namun pemain depan Omar Marmoush yang menggantikan Haaland gagal memenuhi ekspetasi.

Meski menciptakan banyak peluang karena Man City tetap unggul dalam penguasaan bola, namun insting membunuh mereka sangat lemah.

Man City nyaris unggul saat laga baru berjalan lima menit. Sepakan bek Nathan Ake dari jarak dekat yang menerima umpan dari Oscar Bobb secara gemilang ditepis kiper Mark Flekken.

Upaya Ake menunjukkan Man City mendominasi permainan. Hanya saja serangan mereka tak kunjung membuahkan hasil. Sebaliknya, Leverkusen bermain lebih efisien. Saat mendapat celah, gelandang Alex Grimaldo sukses menaklukkan Trafford di menit 23. Gol berawal dari kerja sama apik Malik Tillman dan Christian Kofane. Dari kolaborasi itu, Kofane kemudian melepaskan umpan kepada Grimaldo yang menuntaskannya menjadi gol.

Tertinggal 1-0, Man City mencoba meningkatkan aktivitas serangan. Mereka menciptakan sejumlah peluang tetapi tidak ada yang bisa dikonversi untuk menyamakan skor. Marmoush gagal menunjukkan ketajamannya. Sedangkan upaya Bobb yang menyambut bola silang masih bisa diblok Flekken dengan menggunakan kaki.

Gelandang Tijjani Reijnders juga berpeluang mencetak gol menjelang akhir babak pertama. Hanya Flekken kembali menggagalkan peluang dari Nyong Ambon. Eks kiper Brentford yang bermain cemerlang di laga itu mengambil keputusan berani meninggalkan gawang untuk menyongsong bola. Keunggulan 1-0 Leverkusen tak berubah hingga turun minum.

Di babak kedua, Guardiola menurunkan pemain pilar, Jeremy Doku, Phil Foden dan Nico O’Reilly untuk meningkatkan daya gedor. Namun usaha mereka tak membuahkan hasil.

Sebaliknya, gawang Man City kembali kebobolan. Kali ini striker Patrik Schick yang memantapkan keunggulan Leverkusen menjadi 2-0 di menit 54. Gol berawal dari aksi Ibrahim Maza yang melepaskan bola silang ke arah gawang. Schick dan Ake sama-sama melompat berebut bola. Hanya Schick memenangkan duel udara itu dan sundulannya meluncur deras ke gawang tanpa bisa diselamatkan Trafford.

Setelah kebobolan dua kali, Guardiola baru memasukkan Haaland di menit 65. Menggantikan Marmoush yang gagal memberi kontribusi, Haaland sempat mendapat peluang untuk mencetak gol. Namun pelatih Leverkusen Kasper Hjulmand yang menggantikan Erik ten Hag  sudah memperkuat sektor pertahanan sehingga tuan rumah gagal mengonversi setiap peluang. Skor 2-0 untuk Leverkusen bertahan hingga laga usai.

Kekalahan itu belum mengubah posisi Man City di klasemen sementara. Mereka menduduki peringkat enam dengan poin 10. Sedangkan Leverkusen naik ke peringkat 13. Tim Bundesliga Jerman ini bertahan di zona playoff dengan memiliki poin delapan.


The English, Chinese, Japanese, Arabic, and French versions are automatically generated by the AI. So there may still be inaccuracies in translating, please always see Indonesian as our main language. (system supported by DigitalSiber.id)

Add VOI as a Preferred Source
Follow VOI news updates across Google.
+