JAKARTA - Dilaporkan 64 orang tewas pada Selasa dalam operasi polisi paling mematikan yang pernah terjadi di Rio de Janeiro, Brasil, yang menargetkan para geng narkoba.
Operasi dilakukan beberapa hari sebelum kota tersebut menjadi tuan rumah acara global terkait KTT iklim Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) yang dikenal sebagai COP30.
Jumlah korban tewas yang dikonfirmasi oleh Gubernur Rio Claudio Castro pada Selasa, termasuk empat petugas polisi, lebih dari dua kali lipat jumlah korban tewas dalam operasi polisi paling mematikan di Rio sebelumnya.
"Kami teguh melawan narkoterorisme," tulis Castro di media sosial tentang operasi tersebut, yang menurutnya melibatkan 2.500 personel keamanan di kompleks favela Alemao dan Penha, dekat bandara internasional kota tersebut.
Favela di Rio adalah permukiman miskin dan padat penduduk yang terjalin di antara perbukitan pesisir kota. Asap mengepul pada Selasa pagi ketika kelompok geng membakar mobil untuk memperlambat laju kendaraan lapis baja, sementara rentetan tembakan terdengar.
Dilansir Reuters, polisi merilis video yang menunjukkan para tersangka menggunakan drone bersenjata granat untuk menyerang polisi. Rekaman itu juga menunjukkan orang-orang bersenjata melarikan diri ke area hutan di dekat lokasi operasi.
Setelah pertempuran sengit mereda, seorang jurnalis Reuters melihat polisi dari unit operasi khusus mengumpulkan puluhan pria bertelanjang dada. Anggota keluarga yang terisak-isak berkumpul di luar rumah sakit umum untuk merawat mereka yang terluka.
Pemerintah negara bagian Rio menyebut operasi pada Selasa sebagai operasi terbesar yang pernah menargetkan geng Comando Vermelho.
Menteri Kehakiman Ricardo Lewandowski mengatakan pemerintah federal belum menerima permintaan dukungan dari otoritas negara bagian sebelum operasi "berdarah" tersebut.
Minggu depan, Rio akan menjadi tuan rumah KTT global C40 para wali kota yang membahas perubahan iklim dan Earthshot Prize dari Pangeran William, yang akan menampilkan selebritas termasuk bintang pop Kylie Minogue dan juara dunia Formula Satu empat kali Sebastian Vettel.
Program ini merupakan bagian dari persiapan COP30, KTT iklim PBB yang diselenggarakan di kota Belem, Amazon, dari 10 hingga 21 November.
The English, Chinese, Japanese, Arabic, and French versions are automatically generated by the AI. So there may still be inaccuracies in translating, please always see Indonesian as our main language. (system supported by DigitalSiber.id)