JAKARTA - Viral para pengguna motor yang mengeluhkan motornya mengalami masalah usai mengisi bahan bakar minyak (BBM) jenis Pertalite di Jawa Timur. Pengamat pun merinci banyak kerugian yang didapat pemilik motor, termasuk finansial.

Kasus motor brebet mulanya dialami warga Tuban dan Bojonegoro, lalu merembet hingga Lamongan, Gresik, Surabaya, Sidoarjo, dan Malang. Semua mengalami keluhan yang sama, di mana motor tersendat atau brebet saat digas, bahkan parahnya mogok.

Diduga masalah tersebut karena Pertalite yang dibeli bermasalah. Direktur Eksekutif dari Komite Penghapusan Bensin Bertimbal (KPBB) Ahmad Safrudin, memberikan rincian perkiraan komponen yang terdampak penggunaan BBM dengan spesifikasi buruk yang totalnya capai jutaan rupiah.

"Kerusakan fuel pump, korosi saluran BBM, injector, piston, ring piston , arm piston, hingga catalytic converter. Lalu pemborosan BBM (14-20 persen), ongkos operasional jadi lebih mahal. Emisi tinggi (30-60 persen), terakhir ancaman tidak lulus uji emisi (pidana ringan dan denda)," ujar pria yang akrab disapa Puput ini pada VOI, Kamis. 30 Oktober.

Lebih lanjut, Puput menegaskan yang harus dilakukan ke depan para korban BBM spesifikasi buruk ini melakukan gugatan hukum. Sementara itu, Pertamina Patra Niaga Regional Jawa Timur, Bali, dan Nusa Tenggara (Jatimbalinus) telah membuka 17 posko aduan untuk melayani keluhan dan pelaporan masyarakat terkait fenomena 'Wabah Pertalite' di Jawa Timur.

Di sisi lain, Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia jufa melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke salah satu SPBU di Jawa Timur. Bahlil mengungkapkan bahwa BBM Pertalite masih dalam kualitas yang baik.

"Saya bersama Balai Besar Pengujian Minyak dan Gas Bumi (Lemigas) yang bertanggung jawab untuk mengecek kualitas BBM. Kami baru saja selesai mengecek di pompa bensin di sini di SPBU 26 Malang. Berdasarkan hasil sampel yang ada dinyatakan kualitas minyaknya sesuai standar dan baik untuk digunakan," ujar Bahlil, dikutip Kamis, 30 Oktober.

Selain di Malang, Bahlil menyampaikan bahwa Kementerian ESDM bersama Lemigas menurunkan tim untuk melakukan pengecekan di sejumlah SPBU lain di Jawa Timur, termasuk Gresik, Surabaya, dan Lamongan. Ia menegaskan pemeriksaan dilakukan sebagai respons atas laporan masyarakat.


The English, Chinese, Japanese, Arabic, and French versions are automatically generated by the AI. So there may still be inaccuracies in translating, please always see Indonesian as our main language. (system supported by DigitalSiber.id)