JAKARTA - Presiden AS Donald Trump sempat menginstuksikan Pentagon untuk melakukan uji coba nuklir sekitar satu jam sebelum bertemu Presiden China Xi Jinping di Busan, Korea Selatan, Kamis 30 Okotober.
Perintah itu disampaikan Trump dalam unggahannya di media sosial milik Truth Social. Awalnya Trump memuji kapasitas nuklir AS.
"Amerika Serikat memiliki lebih banyak senjata nuklir daripada negara lain mana pun," kata Trump dalam unggahan tersebut, dikutip dari ABC News, Kamis 30 Okotober.
Dia kemudian memerintahkan Pentagon untuk melakukan uji coba militer dengan "dasar yang sama" seperti program uji coba negara lain yang memiliki senjata nuklir.
"Rusia berada di posisi kedua, dan China di posisi ketiga, tetapi akan menyamainya dalam 5 tahun," ujar Trump.
Trump menekankan uji coba nuklir milik AS harus dilakukan sesegera mungkin.
"Karena negara-negara lain sedang menguji program, saya telah menginstruksikan Departemen Perang untuk mulai menguji senjata nuklir kami secara setara. Proses itu akan segera dimulai," sambungnya.
Seikitar 60 menit setelah unggahan itu, Trump bertemu Xi Jinping di pangkalan udara di Busan, Korea Selatan, Kamis 30 Okotober.
Pertemuan keduanya berlangsung sekitar 1 jam 45 menit.
另请阅读:
The English, Chinese, Japanese, Arabic, and French versions are automatically generated by the AI. So there may still be inaccuracies in translating, please always see Indonesian as our main language. (system supported by DigitalSiber.id)