JAKARTA - Perumda PAM Jaya mengumumkan akan ada penghentian sementara suplai air bersih di sejumlah wilayah Jakarta pada akhir pekan ini. Gangguan tersebut disebabkan oleh pekerjaan kelistrikan PLN yang berdampak pada Instalasi Pengolahan Air (IPA) Pulogadung, Jakarta Timur, dengan kapasitas produksi 4.500 liter per detik.

Direktur Utama PAM Jaya Arief Nasrudin menjelaskan, pekerjaan PLN ini merupakan bagian dari peremajaan jaringan listrik yang dilakukan secara berkala. Imbasnya, IPA Pulogadung harus menghentikan produksi air selama empat jam, mulai Jumat, 31 Oktober 2025 pukul 22.00 WIB hingga Sabtu, 1 November 2025 pukul 02.00 WIB.

"Akan ada gangguan layanan suplai air di IPA Pulogadung. Di mana, kami menggunakan tenaga listrik dari PLN dan memang ada periode di mana PLN akan melakukan, biasanya peremajaan," ujar Arief dalam konferensi pers di kantor PAM Jaya, Pejompongan, Jakarta Pusat, Rabu, 29 Oktober.

Menurut Arief, penghentian sementara ini dilakukan untuk mencegah risiko korsleting atau kerusakan jaringan listrik yang justru bisa mengakibatkan gangguan lebih lama dan tak terduga.

"Kalau tidak dilakukan perbaikan listrik oleh PLN, ini juga risikonya cukup besar, itu akan terjadi seperti korsleting atau apapun yang mengakibatkan mungkin unpredictable time. Ada waktu yang tidak bisa diprediksi, yang nantinya akan malah menjadi gawat pelayanan airnya," katanya.

Gangguan suplai air bersih ini akan berdampak pada sekitar 311.524 pelanggan yang tersebar di 53 kelurahan di wilayah Jakarta Pusat, Jakarta Timur, dan Jakarta Utara.

Beberapa wilayah terdampak di antaranya Gunung Sahari Utara, Pasar Baru, Kemayoran, Cempaka Putih Barat, Rawasari, Johar Baru, Senen, Pisangan Timur, Rawamangun, Pulo Gadung, Cakung Barat, Cakung Timur, Jatinegara, Kelapa Gading Timur, Rorotan, Kebon Bawang, Koja, dan Sunter Jaya.

Arief menambahkan, selain pekerjaan kelistrikan dari PLN, PAM Jaya juga melakukan perbaikan tekanan air serta penggantian beberapa komponen di IPA Pulogadung yang sudah berusia lebih dari dua dekade.

"Ini memang sebenarnya sudah bagian dari proyek juga, selain PLN menggantikan apa dan melakukan perawatan listrik, juga di kami di Pulogadung juga ada penggantian-penggantian yang memang sudah 25 tahun lamanya IPA ini tidak tersentuh," jelasnya.

Meski perbaikan hanya berlangsung empat jam, pemulihan distribusi air ke pelanggan diperkirakan membutuhkan waktu lebih lama. Arief mengatakan, proses normalisasi penuh bisa mencapai 48 jam karena panjangnya jaringan pipa distribusi.

"Setelah 4 jam kita recovery, kita selesai memperbaiki dan perawatan, itu langsung kemudian yang area paling terdekat ya saat itu sudah langsung airnya dapat lagi. Jadi, itu durasinya dari 4 jam sampai 48 jam," ujar Arief.

Pelanggan diimbau untuk menampung air sebelum pekerjaan dimulai sebagai langkah antisipasi selama pasokan terganggu.

Untuk menjaga kenyamanan pelanggan, PAM JAYA juga menyiapkan layanan mobil tangki air gratis bagi pelanggan rumah tangga serta untuk kondisi darurat seperti rumah sakit, tempat ibadah dan yayasan sosial. Layanan ini dapat diakses melalui Contact Center PAM JAYA di 1500 223.

"Kami selalu berupaya agar setiap pekerjaan yang berdampak pada pelanggan dapat dikelola dengan baik, terukur dan terkoordinasi. Seluruh langkah ini kami lakukan untuk memastikan pasokan air tetap andal, serta pelanggan tetap mendapatkan layanan terbaik selama proses berlangsung," ujar Arief.

Sebagai bentuk pelayanan tambahan, delapan Kantor Area Bisnis (AB) PAM JAYA juga akan beroperasi pada Sabtu, 1 November 2025 dan Minggu, 2 November 2025 pukul 08.00–17.00 WIB untuk membantu pelanggan yang membutuhkan informasi dan layanan langsung, diantaranya AB Senen, AB Klender, AB Pulomas, AB Gudang Air, AB Kelapa Gading, AB Dewa Ruci, AB Yos Sudarso dan AB Sunter.


The English, Chinese, Japanese, Arabic, and French versions are automatically generated by the AI. So there may still be inaccuracies in translating, please always see Indonesian as our main language. (system supported by DigitalSiber.id)

Add VOI as a Preferred Source
Follow VOI news updates across Google.
+