JAKARTA – Setelah menuntaskan ekspedisi gowes sejauh 2.700 kilometer dari Bandung ke Merauke selama 56 hari, wartawan senior dan pegowes Taufik Abriansyah melapor langsung ke PWI Pusat, Rabu 6 Agustus, di Gedung Plaza KAHA, Jakarta Selatan.

Taufik menyerahkan buku bertajuk Gowes ke Merauke yang merangkum kisah perjalanannya menjelajahi 10 provinsi, 11 pulau, dan 68 kabupaten/kota, termasuk bersilaturahmi ke kantor PWI di Bali, NTB, NTT, dan Merauke, Papua.

“Saya dilepas oleh PWI Pusat. Setelah kembali, saya wajib melapor ke Ketua Umum PWI, Bapak Hendry Ch. Bangun,” kata Taufik dalam acara syukuran dan peluncuran buku yang digelar PWI Pusat.

Juga hadir Sekjen PWI Pusat Iqbal Irsyad, Ketua Dewan Pakar Sayid Iskandarsyah, Bendahara Muhammad Nasir, Wakil Bendahara M. Syarwani, Komisi Budaya AR Loebis, Ketua Satgas Hoax Budi Nugraha, dan Humas Edi Kuswanto.

Taufik mengaku perjalanan ini lebih dari sekadar fisik. Ia menyebut pertemuan dengan pengurus PWI daerah memberikan semangat luar biasa. “Saya merasa sangat dihargai dan bahagia,” ujarnya.

Ketua Umum PWI Pusat Hendry Ch Bangun menegaskan, ekspedisi ini menunjukkan wartawan tak hanya berkarya lewat tulisan, tapi juga lewat aksi nyata yang menggugah solidaritas dan semangat kebangsaan.

“Buku ini bukan sekadar dokumentasi perjalanan, tapi refleksi sosial dan spiritual. Lewat tulisan Taufik, kita diajak menjelajahi wajah Indonesia dari dekat—budaya, alam, dan masyarakatnya,” ujar Hendry Ch Bangun Ketua Umum PWI.


The English, Chinese, Japanese, Arabic, and French versions are automatically generated by the AI. So there may still be inaccuracies in translating, please always see Indonesian as our main language. (system supported by DigitalSiber.id)