JAKARTA - Empat orang meninggal, 38 orang masih hilang dan 23 lainnya selamat dari tragedi tenggelamnya KMP Tunu Pratama Jaya di Selat Bali.

Informasi ini dikutip Reuters, Kamis, 3 Juli dari Badan SAR Nasional. KMP Tunu Pratama Jaya tenggelam hampir setengah jam setelah meninggalkan pelabuhan Ketapang, Jawa Timur, pada Rabu malam.

KMP Tunu Pratama Jaya membawa sebanyak 53 orang penumpang dan 12 kru atau ABK kapal. Empat orang berhasil selamat, sementara sebanyak 61 penumpang masih dinyatakan hilang.

"Dan informasi dari Basarnas (Badan SAR Nasional) saat ini ada empat orang yang selamat warga Banyuwangi," kata perwira dengan tiga melati emas itu.

 

Berdasarkan data Kantor SAR Surabaya, sebanyak empat penumpang tersebut berhasil menyelamatkan diri menggunakan sekoci. Mereka ditemukan di Perairan Cekik, Bali, pada Kamis pukul 05.15 WITA.

Keempat korban selamat tersebut yakni Saroji (47), Mansur (40), dan Romi Alga Hidayat, yang semuanya berasal dari Blimbingsari, Banyuwangi, serta Sandi (44) asal Genteng, Banyuwangi. Saat ini, mereka tengah dimintai keterangan oleh petugas di Kantor BPTD Gilimanuk.


The English, Chinese, Japanese, Arabic, and French versions are automatically generated by the AI. So there may still be inaccuracies in translating, please always see Indonesian as our main language. (system supported by DigitalSiber.id)