Banjir Mulai Surut, Warga Banggai Sulteng Mulai Sibuk Bersihkan Rumah
PALU - Sebanyak 50 kepala keluarga (KK) terdampak banjir yang melanda Desa Poh, Kecamatan Pagimana, Kabupaten Banggai, Sulawesi Tengah, pada Rabu malam.
Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Sulawesi Tengah Akris Fattah Yunus mengatakan, banjir terjadi sekitar pukul 21.00 WITA setelah hujan deras mengguyur wilayah Pagimana sejak petang.
“Hujan dengan intensitas tinggi menyebabkan debit air Sungai Poh meningkat dan meluap ke permukiman warga serta fasilitas umum di sekitar aliran sungai,” ujarnya dalam keterangannya di Palu, Antara, Kamis, 30 Oktober.
Berdasarkan hasil asesmen awal, sedikitnya 50 KK terdampak, dua rumah warga mengalami rusak ringan, sementara satu unit sekolah dan satu polindes turut tergenang air.
Meski demikian, Akris memastikan tidak ada korban jiwa maupun warga yang mengungsi akibat peristiwa tersebut. Pihaknya kini berkoordinasi dengan Tim Reaksi Cepat (TRC) BPBD Kabupaten Banggai untuk melakukan asesmen lanjutan dan menyiapkan langkah penanganan lebih lanjut.
Berdasarkan laporan sementara, kebutuhan mendesak di lokasi meliputi bantuan logistik penanggulangan bencana serta tenaga tambahan untuk pembersihan lingkungan.
另请阅读:
“Banjir sudah surut. Warga kini melakukan pembersihan rumah masing-masing dan ruas jalan yang sebelumnya tergenang air,” kata Akris.