JAKARTA - NTT DATA memperluas kolaborasinya dengan Google Cloud untuk membantu perusahaan mempercepat adopsi kecerdasan buatan (AI) dari tahap uji coba menuju implementasi skala besar melalui solusi agentic AI yang dibangun menggunakan Gemini Enterprise.
Kemitraan ini akan menggabungkan keahlian dari masing-masing perusahaan, seperti teknologi AI, data, dan cloud dari Google Cloud, serta keahlian NTT DATA dalam strategi, implementasi, hingga layanan terkelola.
Fokus utamanya adalah membantu perusahaan mengintegrasikan AI ke dalam proses bisnis inti untuk meningkatkan produktivitas, mempercepat pencapaian bisnis, serta memastikan tatal kelola dan keamanan AI yang bertanggung jawab.
Tim terpadu yang terdiri dari para ahli NTT DATA dan insinyur Google Cloud yang bekerja berdampingan untuk membuat prototipe, mengembangkan, dan memperluas implementasi use case bernilai tinggi.
CEO dan Chief AI Officer NTT DATA, Abhijit Dubey, mengatakan bahwa perusahaan membutuhkan pendekatan yang lebih praktis untuk memperluas adopsi AI sekaligus menghasilkan nilai bisnis yang terukur.
BACA JUGA:
"Perluasan kemitraan antara Google Cloud dan NTT DATA ini membantu pelanggan melampaui tahap uji coba dan mengintegrasikan AI ke dalam cara organisasi mereka beroperasi, sehingga menciptakan jalur transformasi perusahaan yang lebih cepat dan berisiko lebih rendah," ujar Abhijit.
Sebagai bagian dari kerja sama, NTT DATA akan membentuk unit layanan Gemini Enterprise berskala global. Perusahaan juga menargetkan terciptanya 5.000 tenaga ahli Gemini Enterprise bersertifikasi di seluruh dunia untuk mendukung implementasi AI di berbagai sektor.
NTT DATA dan Google Cloud juga menyiapkan roadmap pengembangan hingga 500 AI agent yang dapat digunakan untuk berbagai kebutuhan bisnis, baik lintas fungsi maupun spesifik industri.
Solusi ini ditujukan untuk mempercepat transformasi digital di sektor perbankan, asuransi, manufaktur, ritel, hingga fungsi bisnis seperti pemasaran, pengadaan, dan keuangan.
President and Chief Revenue Officer Google Cloud, Matt Renner, menyebut bahwa perluasan ini merupakan jawabab akan permintaan terhadap AI agent terus meningkat, karena dinilai mampu mentransformasi alur kerja bisnis secara fundamental.
"Dengan mengembangkan ratusan AI agent dan melatih ribuan tenaga ahli, NTT DATA memastikan pelanggan bersama kami memiliki sumber daya spesialis yang dibutuhkan untuk menerapkan solusi AI canggih dalam skala global," pungkas Matt.