JAKARTA — Spekulasi soal iPhone layar lipat makin panas. Bocoran terbaru menyebut Apple masih berada di jalur untuk merilis perangkat foldable pertamanya, “iPhone Fold”, pada September 2026—berbarengan dengan lini flagship berikutnya.
Informasi ini datang dari jurnalis Bloomberg, Mark Gurman, yang menyebut perangkat tersebut akan diperkenalkan bersama iPhone 18 Pro dan Pro Max dalam even tahunan Apple. Jika jadwal ini bertahan, perilisan ke pasar diperkirakan terjadi sekitar satu minggu setelah peluncuran resmi.
BACA JUGA:
“iPhone Fold akan hadir bersama lineup iPhone seperti biasa di September,” tulis Gurman, mengutip sumber yang mengetahui rencana internal Apple.
Namun, di balik optimisme itu, ada tanda-tanda warning dari rantai pasok. Hingga kini, produksi massal iPhone Fold disebut belum sepenuhnya digenjot, padahal jendela peluncuran tinggal sekitar enam bulan lagi. Artinya, meski target September masih “on track”, risiko mundur tetap ada—sedikit drama khas Apple menjelang launch.
Sebelumnya, sejumlah analis sempat melempar timeline berbeda. Laporan dari Barclays menyebut kemungkinan rilis mundur ke Desember, sementara Bank of America memperkirakan peluncuran baru benar-benar terjadi pada 2026 tanpa kepastian bulan. Bahkan Gurman sendiri dalam laporan sebelumnya sempat membuka kemungkinan skenario “launch dulu, kirim belakangan”.
Di sisi teknis, tantangan terbesar ada pada layar lipat—komponen yang jadi make-or-break device ini. Apple dikabarkan melakukan perubahan material di tahap akhir, mengganti lapisan PET dengan polyimide transparan (PI) demi mengurangi goresan dan meningkatkan durabilitas.
Pengembangan layar ini juga disebut-sebut berkaitan dengan teknologi dari Samsung Display, yang sempat memamerkan panel foldable tanpa lipatan mencolok di ajang CES, sebelum akhirnya ditarik dari booth—classic teaser move.
Meski kompleks, sinyal produksi mulai terlihat. Laporan sebelumnya menyebut produksi layar akan dimulai musim panas 2026, mengikuti pola jadwal Apple untuk peluncuran iPhone di September. Bahkan sejak akhir 2025, Apple dikabarkan sudah menimbun komponen sebagai bagian dari strategi persiapan produksi massal.
Secara industri, kehadiran iPhone Fold akan jadi momen penting. Selama ini Apple cenderung “late but polished” dalam adopsi teknologi baru—dan jika berhasil, mereka bisa langsung mengubah standar pasar foldable yang saat ini didominasi pemain Android.