JAKARTA - Alibaba Group resmi meluncurkan Wukong, platform AI-native terbaru yang dirancang untuk menghadirkan kapabilitas agentik ke dalam lingkungan kerja perusahaan.
Platform ini mampu mengoordinasikan berbagai agen AI untuk menangani tugas kompleks dalam satu antarmuka (single interface), sekaligus didukung infrastruktur keamanan enterprise-grade yang menjadikannya solusi produktivitas yang relevan untuk kebutuhan bisnis.
BACA JUGA:
Peluncuran Wukong juga menjadi bagian dari langkah strategis Alibaba Group menyusul restrukturisasi dan pembentukan unit bisnis baru, Alibaba Token Hub (ATH) Business Group.
Sebagai platform AI unggulan yang dikembangkan oleh Wukong Business Unit di bawah naungan ATH, kehadiran Wukong mencerminkan komitmen Alibaba dalam mempercepat adopsi AI agentik di sektor perusahaan.
Saat ini, Wukong tersedia dalam tahap pengujian beta terbatas berbasis undangan. Platform ini dapat diunduh sebagai aplikasi desktop mandiri (standalone) maupun diakses melalui DingTalk versi terbaru.
Wukong mampu mengoperasikan komputer lokal, browser, hingga sistem berbasis komputasi awan (cloud), sekaligus mengoordinasikan berbagai agen untuk menyelesaikan tugas seperti pengolahan dokumen, pembaruan spreadsheet, pemrosesan formulir persetujuan, transkripsi rapat, hingga deep research.
Ke depannya, Wukong juga direncanakan terintegrasi dengan platform komunikasi lain seperti Slack, Microsoft Teams, dan WeChat, sehingga dapat digunakan lebih luas di berbagai perangkat, termasuk mobile.
Dari sisi keamanan, platform ini dilengkapi dengan fitur autentikasi identitas, kontrol akses, serta enterprise sandbox khusus yang dirancang untuk memenuhi kebutuhan lingkungan bisnis dengan standar keamanan tinggi.
Tidak hanya itu, ekosistem e-commerce dan teknologi Alibaba—termasuk Taobao, Tmall, 1688, Alipay, dan Alibaba Cloud—juga akan secara bertahap diintegrasikan ke dalam Wukong sebagai modul kapabilitas agen (agent skills), bersama dengan dukungan integrasi dari pihak ketiga.
Dengan pendekatan ini, Wukong dapat digunakan untuk berbagai kebutuhan bisnis—mulai dari pengelolaan e-commerce, manajemen pemasok, pemrosesan pembayaran, hingga pengelolaan infrastruktur cloud.