JAKARTA - Samsung menghentikan sementara pembaruan perangkat lunak untuk Samsung Galaxy S26 Ultra hanya beberapa saat setelah mulai didistribusikan di China. Hal ini, memicu spekulasi adanya masalah teknis yang belum diungkap ke publik.
Laporan yang beredar menyebutkan bahwa raksasa teknologi asal Korea Selatan, Samsung Electronics, sempat merilis update berukuran sekitar 982,88 MB dengan nomor firmware S9480ZCU1AZCG pada 20 Maret 2026.
Pembaruan ini, berdasarkan changelog berbahasa Mandarin, difokuskan pada peningkatan stabilitas sistem dan keandalan perangkat—dua aspek yang biasanya krusial untuk menjaga performa flagship tetap optimal di tengah penggunaan intensif.
BACA JUGA:
Namun, alih-alih meluncur luas, distribusi update tersebut justru dihentikan dalam waktu singkat. Hingga kini, Samsung belum memberikan penjelasan resmi terkait alasan penghentian tersebut.
Dalam praktik industri, langkah rollback seperti ini umumnya dilakukan ketika ditemukan bug kritis atau gangguan sistem yang berpotensi memengaruhi pengalaman pengguna secara luas.
Sebelumnya, seri Samsung Galaxy S26 series telah menerima pembaruan awal yang membawa patch keamanan Februari 2026, termasuk perbaikan terhadap 36 celah keamanan dari versi sistem operasi sebelumnya. Update lanjutan dengan patch keamanan Maret 2026 sejatinya dinantikan pengguna dalam waktu dekat, namun situasi ini bisa saja menggeser jadwal rilis global.
Meski dihentikan sementara, sumber internal memperkirakan distribusi pembaruan akan kembali dilanjutkan setelah masalah utama berhasil diidentifikasi dan diperbaiki. Hal ini menjadi langkah preventif yang lazim dilakukan vendor untuk menghindari dampak lebih luas, terutama pada perangkat kelas premium dengan basis pengguna yang sensitif terhadap performa.
Di sisi lain, perkembangan menarik datang dari lini pengembangan perangkat lunak Samsung. Versi awal One UI 9, yang akan berbasis Android 17, dilaporkan sudah mulai diuji secara internal untuk Galaxy S26 Ultra.
Secara visual, tampilan awalnya masih mempertahankan kemiripan dengan One UI 8.5, namun membawa sejumlah perubahan kecil seperti slider volume dan kecerahan yang lebih besar di panel cepat.
Ke depan, One UI 9 disebut-sebut akan menghadirkan fitur baru seperti notifikasi terpisah (split notifications), widget layar kunci, serta peningkatan pengalaman multitasking. Versi stabilnya diperkirakan akan debut bersama perangkat lipat generasi berikutnya, yakni Galaxy Z Fold 8 dan Flip 8, pada paruh kedua tahun ini.