JAKARTA - MWC 2026 benar-benar jadi panggung eksperimen hardware. Setelah robot humanoid, HONOR kembali bikin kejutan lewat Robot Phone — smartphone dengan lengan kamera bermotor tiga sumbu yang bisa bergerak sendiri. Bukan sekadar gimmick, perangkat ini bahkan menyabet penghargaan Best of MWC 2026.
Inti dari perangkat ini adalah sistem gimbal tiga sumbu terintegrasi dengan sensor 200MP. Kamera tersebut tidak statis seperti ponsel pada umumnya. Ia tersembunyi di dalam bodi belakang dan akan keluar secara mekanis ketika diaktifkan. Cara memanggilnya? Cukup angkat telapak tangan di depan kamera selfie. Sistem AI mengenali gestur itu, lalu “kepala” kamera muncul dan mulai melacak subjek.
HONOR menyebut arsitektur ini sebagai integrasi AI on-device dengan lengan mekanis 4DoF (four degrees of freedom). Artinya, kamera bisa bergerak dalam beberapa arah independen — naik, turun, memutar, bahkan berputar 360 derajat penuh. Secara visual, rasanya seperti kamera punya leher sendiri.
BACA JUGA:
Material yang dipakai bukan kaleng-kaleng. Sistem motor internal menggunakan paduan titanium dan baja berkekuatan tinggi, mirip yang digunakan HONOR pada engsel ponsel lipatnya.
Perusahaan juga mengembangkan mikro-motor khusus agar tetap ringan namun tahan lama. Miniaturisasi komponen mekanis seperti ini dalam bodi smartphone standar jelas bukan pekerjaan remeh.
Dalam demo, kamera tidak hanya menstabilkan video seperti gimbal eksternal, tapi juga merespons interaksi. Ketika pengguna berbicara, modul kamera bisa “mengangguk”. Saat pengguna bergerak, ia mengikuti dengan pelacakan wajah presisi.
AI bahkan menganalisis pakaian yang dikenakan pengguna dan memberi umpan balik kontekstual. Smartphone yang biasanya pasif, kini terasa seperti perangkat yang punya bahasa tubuh.
Untuk kreator konten, fitur seperti Gimbal Mode membuka trik sinematik otomatis, termasuk rotasi 180 derajat dan face-tracking yang halus. Tingkat stabilisasinya diklaim setara dengan gimbal eksternal. Jika benar, ini bisa memangkas kebutuhan aksesori tambahan bagi vlogger atau filmmaker mobile.
Semua sistem mekanis itu tentu haus daya. HONOR menyematkan baterai dengan anoda silikon-karbon, teknologi yang memaksimalkan kapasitas dalam ruang terbatas. Detail kapasitas pastinya belum diumumkan, tetapi jelas baterai ini dirancang untuk menopang kebutuhan motor dan AI secara bersamaan.Rilis pasar direncanakan pada paruh kedua 2026.
Secara industri, ini menarik. Selama bertahun-tahun inovasi smartphone berkutat pada chipset lebih cepat, layar lebih terang, atau kamera dengan sensor lebih besar. HONOR mencoba arah berbeda: memberi gerakan fisik pada kamera. Dari sekadar komputasi fotografi menjadi fotografi kinetik.