JAKARTA – Telegram meluncurkan dua pembaruan penting di awal tahun. Pembaruan ini mencakup adopsi desain Liquid Glass yang diperkenalkan Apple melalui peluncuran iOS 26 tahun lalu dan penambahan fitur ringkasan berbasis Kecerdasan Buatan (AI).
Telegram kini menawarkan antarmuka yang lebih modern bagi para pengguna iOS 26 dan yang lebih baru. Seperti desain Liquid Glass dari Apple, antarmuka aplikasi perpesanan tersebut kini dipenuhi dengan elemen transparan di seluruh bagian, termasuk kolom pengetikkan dan pesan yang disematkan di ruang obrolan.
Jika pengguna tidak menyukai transparansi bawaan dari Telegram, mereka dapat mengatur intensitas efeknya. Efek pembiasan cahaya ini bisa diatur melalui menu Pengaturan. Semakin tinggi efek pembiasan cahaya yang diterapkan, semakin besar juga daya baterai yang digunakan.
Selain memperbarui visualisasinya bagi pengguna iOS, Telegram juga memperkenalkan fitur ringkasan pesan otomatis yang didukung oleh AI. Fitur ini dapat merangkum postingan dengan tulisan yang sangat panjang di saluran berita.
Untuk halaman dengan Tampilan Instan, pesan akan diringkas secara otomatis oleh alat tersebut. Tampilan ringkasannya akan diperlihatkan di bagian teratas ruang obrolan. Dengan begitu, pengguna dapat memahami poin-poin penting dengan cepat.
BACA JUGA:
“Ringkasan AI baru ini didukung oleh model sumber terbuka yang berjalan di Cocoon, jaringan terdesentralisasi yang dirancang untuk memaksimalkan privasi. Di Cocoon, setiap permintaan dienkripsi secara aman untuk melindungi data pengguna,” tulis Telegram dalam situs resminya, dikutip pada Senin, 5 Januari.
Sepanjang tahun 2025, Telegram tercatat meluncurkan banyak pembaruan. Aplikasi pesaing WhatsApp itu telah merilis lebih dari 75 fitur baru. Dari jumlah tersebut, 13 di antaranya merupakan pembaruan besar dengan jarak peluncuran hanya beberapa minggu.
Rata-rata waktu jeda antarpembaruan hanya berkisar sekitar 26 hari, bahkan terkadang hanya delapan hari. Hal ini menunjukkan bahwa Telegram berkomitmen untuk terus meningkatkan pengalaman pengguna dari waktu ke waktu, baik dari segi visualisasi maupun kemampuannya.