Bagikan:

JAKARTA - Apple akan menyalurkan dana bantuan untuk upaya pemulihan di Indonesia, Malaysia, Thailand, dan Sri Lanka setelah serangkaian bencana alam melanda kawasan tersebut dan menewaskan lebih dari 1.300 orang. Komunitas di empat negara itu dihantam badai dahsyat yang memicu banjir besar dan longsor, memutus akses ke ribuan rumah serta melumpuhkan infrastruktur lokal.

Komitmen bantuan itu disampaikan langsung oleh CEO Apple, Tim Cook, lewat unggahan di media sosial pada Selasa. Cook mengatakan Apple akan memberikan donasi—jumlahnya tidak diungkapkan—guna mendukung operasi penyelamatan, pemulihan, dan pembangunan kembali fasilitas warga di wilayah terdampak.

Janji Apple tersebut muncul kurang dari sepekan setelah perusahaan itu menyampaikan dukungan finansial untuk upaya kemanusiaan di Hong Kong. Langkah beruntun ini menegaskan posisi Apple sebagai salah satu perusahaan teknologi global yang semakin vokal dalam memberikan respons cepat terhadap krisis kemanusiaan.

Dalam pernyataannya, Cook menyebut bencana di Asia Tenggara dan Asia Selatan sebagai tragedi yang “menghancurkan komunitas,” seraya menambahkan bahwa pihaknya “memikirkan seluruh korban” dan akan mendukung upaya bantuan yang bekerja langsung di lapangan.

Respons Apple ini juga mencerminkan tren baru di mana raksasa teknologi dipaksa lebih hadir dalam dinamika sosial dan lingkungan akibat tekanan publik yang semakin tinggi mengenai dampak krisis iklim. Badai ekstrem yang melanda kawasan Asia beberapa hari terakhir disebut para peneliti sebagai bagian dari pola intensifikasi cuaca akibat perubahan iklim, yang memperbesar risiko banjir dan tanah longsor.