JAKARTA – Perplexity, perusahaan Kecerdasan Buatan (AI), resmi menghadirkan browser AI buatannya ke Android, yakni Comet. Debut ini merupakan lanjutan dari peluncuran Comet di desktop pada Juli 2025.
Kini, pengguna dapat mengakses browser secara canggih, bukan hanya untuk pencarian biasa. Comet sudah bisa diunduh melalui Google Play Store atau situs web resmi dari OpenAI di berbagai belahan dunia, termasuk di Indonesia.
Perplexity menghadirkan sebagian besar kemampuan versi desktop Comet ke platform Android. Pengguna kini dapat menetapkan Perplexity sebagai mesin pencari default mereka untuk pengalaman pencarian yang lebih cerdas.
Dengan menggunakan Comet, pengguna dapat berinteraksi dengan asisten AI secara mendalam. Pengguna juga dapat menyebut tab tertentu secara spesifik untuk mengajukan pertanyaan kepada asisten mengenai konten di dalamnya.
Selain itu, browser ini memiliki mode suara yang memungkinkan pengguna bertanya tentang semua tab yang dibuka secara bersamaan. Asisten ini juga dapat meringkas informasi pencarian yang tersebar di berbagai tab yang sedang dibuka.
Perplexity mengklaim bahwa Comet mampu melakukan riset yang kompleks. Pengguna juga dapat melihat apa saja yang dilakukan oleh asisten Comet untuk menyelesaikan tugas tersebut.
BACA JUGA:
Versi Android dari browser Comet ini akan dilengkapi dengan pemblokir iklan bawaan. Kehadiran pemblokir iklan meningkatkan kecepatan penjelajahan dan memberikan pengalaman browsing yang lebih bersih.
Perusahaan menyatakan bahwa Android menjadi prioritas peluncuran karena tingginya permintaan dari operator dan OEM untuk menyertakan Comet di perangkat mereka. Sejauh ini, belum ada kemitraan resmi yang diumumkan oleh Perplexity.
Perplexity berencana meningkatkan Comet dengan menambahkan agen percakapan untuk menjelajahi situs web, pintasan tindakan cepat, dan pengelola kata sandi dalam beberapa minggu mendatang. Versi iOS akan dirilis dalam waktu dekat.