JAKARTA – Perplexity, pesaing dari OpenAI, meluncurkan browser web interaktif yang diberi nama Comet. Perusahaan itu mengatakan bahwa Comet diluncurkan untuk mengubah interaksi manusia dengan internet.
Seperti browser pada umumnya, Comet dirancang untuk menyediakan informasi yang beragam. Namun, browser bertenaga Kecerdasan Buatan (AI) ini dapat memberikan pengalaman yang berbeda dengan mendorong transisi dari menjelajah ke berpikir.
"Kami membangun Comet agar internet dapat melakukan apa yang telah lama dimintanya: memperkuat kecerdasan kami," kata Perplexity dalam sebuah keterangan, dikutip pada Kamis, 10 Juli.
Perusahaan AI itu pun menyatakan bahwa perpindahan konteks di Comet dirancang dengan cara yang cerdas. Alih-alih mencari situs web satu per satu, pengguna dapat mencari sumber dari topik yang diinginkan hanya dengan mengajukan perintah.
Pada dasarnya, Comet memang asisten AI yang dirancang untuk menjelajahi isi internet dan mencari sumber yang dapat menjawab pikiran penggunanya. Browser ini dibangun di atas Chromium dengan menggunakan Perplexity sebagai mesin pencari bawaannya.
BACA JUGA:
Comet dilengkapi dengan asisten AI di bilah sisinya. Asisten ini dapat meringkas halaman, menjawab pertanyaan, hingga mengambil tindakan cepat seperti memesan hotel hingga membeli produk. Dengan begitu, pengguna tidak perlu beralih aplikasi hanya untuk mengakses AI.
"Comet mengubah seluruh sesi penelusuran menjadi interaksi tunggal yang lancar, meruntuhkan alur kerja yang rumit menjadi percakapan yang lancar," jelas Perplexity.
Comet sudah diluncurkan, tetapi hanya tersedia untuk pelanggan Perplexity Max. Akses khusus undangan akan diluncurkan secara bertahap kepada pengguna di daftar tunggu selama musim panas.