Jakarta — Apple kembali merombak struktur layanannya menjelang era baru Apple Intelligence pada 2026. Salah satu langkah penting adalah penggabungan Apple Fitness+ ke dalam divisi Health, sebuah keputusan strategis yang dikaitkan langsung dengan rencana besar perusahaan dalam memperluas ekosistem berbasis kecerdasan buatan.
Perubahan ini terjadi setelah COO Apple, Jeff Williams, yang sebelumnya membawahi Fitness+, resmi pensiun pada Oktober 2025. Sejak saat itu, layanan kebugaran digital tersebut dialihkan di bawah pengawasan Dr. Sumbul Desai, yang kini melapor langsung kepada Eddy Cue, kepala divisi Services Apple.
Menurut laporan Bloomberg, penggabungan ini tidak berdiri sendiri. Apple disebut tengah menyiapkan layanan berlangganan baru bernama Health+, yang akan menjadi bagian dari payung besar Apple Intelligence 2026.
Health+ dikabarkan akan menghadirkan chatbot kesehatan berbasis AI, yang mampu membantu pengguna memantau kondisi tubuh, memberikan saran kebugaran, hingga mendeteksi pola kesehatan dari data yang tersimpan di aplikasi Health.
BACA JUGA:
Langkah ini juga bertepatan dengan rencana redesain besar Siri di iOS 27, yang dijadwalkan rilis pada Juni 2026. Siri versi baru disebut akan menjadi lebih personal dan mampu berinteraksi secara kontekstual dengan fitur-fitur kesehatan pengguna.
Meski begitu, langkah Apple ini juga berbau “penyelamatan diam-diam”. Fitness+ selama ini dikenal sebagai layanan berbayar dengan performa paling lemah dibandingkan Apple Music atau Apple TV+. Namun, karena biaya operasionalnya relatif rendah, Apple masih mempertahankannya untuk menghindari reaksi negatif dari pengguna dan media.
Dengan integrasi ke Health, Fitness+ diharapkan akan mendapat eksposur lebih luas serta menawarkan pengalaman yang lebih menyatu — misalnya, rekomendasi latihan otomatis berdasarkan hasil pemantauan detak jantung, pola tidur, atau tingkat stres pengguna.
Sejak diluncurkan pada 2020, Apple Fitness+ telah menjadi bagian dari paket Apple One dan juga dapat diakses secara terpisah seharga 9,99 dolar AS per bulan. Layanan ini dikenal dengan program “Time to Run” dan “Time to Walk”, di mana pengguna berolahraga sambil mendengarkan cerita inspiratif dari selebritas.
Kini, dengan sentuhan AI, Apple tampaknya ingin menjadikan Fitness+ bukan sekadar platform olahraga, tapi asisten kesehatan digital pribadi yang memadukan gaya hidup aktif dengan teknologi pintar. Era Apple Intelligence, sepertinya, akan membuat tubuh dan data berjalan seirama.