JAKARTA — Tanpa banyak gembar-gembor, Motorola diam-diam merilis ponsel super tipis terbarunya, Moto Edge 70, di pasar Eropa. Meski peluncuran resminya dijadwalkan pada 5 November mendatang, situs resmi Motorola sudah lebih dulu menampilkan seluruh spesifikasi dan tampilan perangkat ini.
Moto Edge 70 tampil elegan dengan layar pOLED berukuran 6,67 inci, resolusi 1.5K, refresh rate 120Hz, dan lapisan pelindung Corning Gorilla Glass 7i. Di balik desainnya yang ramping, Motorola membenamkan chipset Qualcomm Snapdragon 7 Gen 4, dipadukan dengan RAM LPDDR5X hingga 12GB, serta sistem operasi Android 16 langsung dari kotak penjualan.
Menariknya, Edge 70 merupakan versi global dari Moto X70 Air yang akan diluncurkan di China pada 31 Oktober. Ponsel ini menjadi sorotan karena ketebalannya di bawah 6 mm dan bobot hanya 159 gram, menjadikannya salah satu smartphone tertipis di dunia saat ini.
BACA JUGA:
Meski berdesain ultra-slim, baterainya tetap berkapasitas besar, 4.800 mAh, dengan dukungan pengisian cepat 68W dan pengisian nirkabel 15W. Untuk kebutuhan fotografi, Motorola menyematkan kamera belakang ganda beresolusi 50MP, sementara kamera depannya juga 50MP untuk hasil swafoto yang tajam dan detail.
Dari sisi penyimpanan, Edge 70 hanya tersedia dalam satu varian, yakni 12GB RAM + 512GB storage, dengan banderol 800 Euro atau sekitar Rp13,7 juta. Sebagai bonus, Motorola juga memberikan hadiah gratis berupa salah satu dari tiga pilihan: Moto Tag smart tracker, Moto Buds Loop, atau Moto Watch Fit.
Perangkat ini hadir dalam tiga pilihan warna bergaya Pantone, yakni Gadget Gray, Lilly Pad, dan Bronze Green. Dengan desain tipis dan spesifikasi premium, Moto Edge 70 tampaknya akan menjadi pesaing kuat di segmen smartphone kelas menengah atas — perpaduan antara gaya minimalis dan performa maksimal.