Bagikan:

JAKARTA - Telkomsel kembali menggelar NextDev, program unggulan tahunan perusahaan yang dirancang untuk memberdayakan tech entrepreneurs (techpreneurs) tahap awal di Indonesia. 

Memasuki tahun ke-11, NextDev hadir dengan fokus utama AI-Powered Innovation Curriculum, yang dirancang untuk mendorong technopreneurs menciptakan solusi digital berdampak nyata bagi masyarakat dan lingkungan dengan memanfaatkan kecerdasan buatan (AI).

“NextDev berkomitmen sebagai impact incubator yang mendukung technopreneurs Indonesia melahirkan solusi digital yang inovatif, serta memberi dampak positif bagi masyarakat dan lingkungan,” kata Vice President Corporate Communication and Social Responsibility Telkomsel, Abdullah Fahmi dalam pernyataannya. 

Ia menjelaskan, sesuai dengan tema yang diusung, fokus AI akan diterapkan sejak tahap seleksi, dengan memprioritaskan technopreneurs dengan integrasi AI dalam solusi digital mereka.

Technopreneurs dapat mendaftarkan digital business-nya dengan mengakses link pendaftaran program NextDev di tsel.id/11thnextdevregist hingga 7 November 2025.

NextDev Tahun ke-11 akan hadir dengan tiga tahapan, yang pertama ada scouting (September-Desember) untuk merekrut technopreneurs, selanjutnya ada academy (Januari-April 2026) di mana technopreneurs yang lolos akan mengikuti tahap inkubasi intensif selama empat bulan. 

Di tahapan terakhir ada Summit yang akan digelar pada April 2026, dan merupakan puncak dari seluruh rangkaian program. NextDev Summit akan menghadirkan pameran, sesi konferensi, final pitch, dan awarding bagi technopreneurs terbaik.

Program NextDev Telkomsel menghadirkan pembaruan dengan pendampingan ahli di empat pilar utama: strategi, keuangan, pemasaran, dan produktivitas. 

Tersedia konsultasi diagnostik untuk menemukan solusi bisnis efektif, serta seleksi berbasis rujukan alumni guna menjaga kualitas peserta. 

Melalui kolaborasi lintas ekosistem dan onsite coaching di berbagai kota, NextDev memperkuat peran startup dalam membangun ekosistem technopreneur Indonesia yang inklusif dan berdaya saing.