JAKARTA - Setelah kesuksesan tak terduga dari iPhone 16e, banyak yang berharap Apple akan melanjutkan strategi serupa untuk model berikutnya. Namun, laporan terbaru menunjukkan bahwa iPhone 17e kemungkinan besar akan mengecewakan, terutama bagi pengguna yang mencari iPhone versi lebih terjangkau namun tetap mumpuni.
Saat Apple memperkenalkan iPhone 16e tahun ini, banyak pihak mencibirnya. Perangkat tersebut dinilai terlalu mahal untuk fitur yang ditawarkan. Namun, prediksi itu terbukti keliru. iPhone 16e ternyata justru menjadi salah satu model yang paling diminati.
Salah satu alasannya adalah karena perbedaan spesifikasi antara iPhone 16e dan iPhone 16 standar relatif kecil. Bagi banyak konsumen, selisih harga sekitar 200 dolar AS (Rp3,3 juta) tidak cukup signifikan untuk membenarkan pembelian iPhone 16 standar, sehingga iPhone 16e menjadi pilihan yang sangat masuk akal.
Namun, situasi ini diperkirakan tidak akan terulang pada tahun depan. Menurut laporan dari jurnalis teknologi terpercaya Mark Gurman dari Bloomberg, Apple tampaknya akan mengambil arah yang berbeda dengan iPhone 17e. Perbedaan antara iPhone 17e dan iPhone 17 standar diprediksi akan jauh lebih besar dibanding generasi sebelumnya, membuat iPhone 17e terkesan lebih inferior dan kurang menarik.
BACA JUGA:
Apple telah memberikan sejumlah peningkatan besar pada iPhone 17 standar dibanding pendahulunya. Salah satu peningkatan yang paling mencolok adalah pada layarnya. iPhone 17 kini hadir dengan layar yang lebih besar, lebih cerah, dan memiliki refresh rate yang lebih tinggi, memberikan pengalaman visual yang jauh lebih mulus dan nyaman.
Selain itu, kapasitas penyimpanan dasar iPhone 17 juga ditingkatkan menjadi 256GB, naik dari 128GB pada iPhone 16. Semua peningkatan ini membuat iPhone 17 terasa lebih premium, bahkan meski harganya naik sekitar $100 dari model sebelumnya.
Sebaliknya, iPhone 17e kabarnya tidak akan mendapatkan banyak dari peningkatan tersebut. Meskipun tetap menggunakan chipset terbaru Apple, yaitu A19—yang juga digunakan pada iPhone 17—fitur lainnya diprediksi akan jauh lebih sederhana.
Layar iPhone 17e dikabarkan masih akan menggunakan panel dengan refresh rate 60Hz, seperti pada model-model lawas, dan belum mendukung teknologi ProMotion atau tampilan yang lebih halus. Untuk urusan kamera, iPhone 17e dikabarkan hanya akan memiliki satu kamera belakang 48MP dan kamera depan 12MP, konfigurasi yang sangat mirip dengan iPhone 16e.
Jika rumor ini benar, maka daya tarik iPhone 17e bisa jauh menurun dibanding pendahulunya. Di mana iPhone 17 standar yang menawarkan banyak peningkatan berarti dan hanya terpaut harga sekitar 100-200 dolar AS, konsumen kemungkinan besar akan lebih memilih langsung membeli model standar daripada versi ekonomis yang terasa terlalu dikompromikan. Hal ini menimbulkan pertanyaan: apakah Apple sengaja memperlebar jarak antara kedua model ini agar lebih banyak orang beralih ke versi yang lebih mahal?
Untuk saat ini, belum ada konfirmasi resmi dari Apple. Namun, rumor menyebutkan bahwa iPhone 17e akan diluncurkan pada musim semi tahun 2026, sekitar satu tahun setelah peluncuran iPhone 16e. Hingga saat itu tiba, kita masih harus menunggu dan melihat apakah Apple benar-benar akan mengambil langkah yang berisiko ini, atau justru mengejutkan pasar sekali lagi seperti yang mereka lakukan dengan iPhone 16e.