JAKARTA - Pengguna internet di Inggris berbondong-bondong mencari VPN demi menghindari aturan baru yang mewajibkan verifikasi usia untuk mengakses situs pornografi.
Sejak Jumat 25 Juli 2025, situs porno di Inggris diwajibkan untuk melakukan pemeriksaan usia secara ketat, termasuk metode seperti unggah identitas resmi dan pindai wajah untuk memastikan pengguna berusia 18 tahun ke atas.
Platform besar seperti Pornhub, YouPorn, RedTube, Cam4, dan lainnya telah memberi tahu regulator Ofcom bahwa mereka telah menerapkan sistem ini. Media sosial seperti Reddit, Discord, Grindr, Bluesky, dan X (Twitter) juga terkena dampaknya.
Namun, alih-alih menuruti aturan, pencarian online untuk layanan VPN langsung melonjak lebih dari 700 persen pada Jumat pagi, menunjukkan bahwa ribuan orang langsung mencari cara untuk mengelabui sistem ini.
VPN (Virtual Private Network) membuat pengguna tampak seolah-olah mereka berselancar dari negara lain, sehingga bisa mengakses situs tanpa terkena aturan lokal.
Ahli hukum kriminal Marcus Johnstone mengatakan kepada The Independent bahwa upaya pembatasan seperti ini tidak akan menghentikan akses ke forum gelap atau dark web, tempat eksploitasi online sering terjadi.
“Aturan ini tidak menyentuh sisi gelap internet. Orang yang berniat tetap bisa mengakses konten ilegal atau berbahaya lewat jalur lain,” ujarnya.
Bagaimana Sistem Verifikasi Usia Bekerja?
Menurut Ofcom, ada tujuh metode yang bisa digunakan situs dewasa untuk memastikan usia pengguna:
- Foto ID (seperti paspor atau SIM)
- Pendeteksi usia melalui wajah (menggunakan AI)
- Pengecekan dari operator seluler
- Verifikasi kartu kredit
- Estimasi usia dari alamat email
- Layanan identitas digital
- Open Banking (akses data umur melalui bank)
Contohnya, sistem berbasis AI bisa menebak usia dari foto wajah, sementara metode seperti kartu kredit otomatis menyaring pengguna di bawah 18 karena mereka tidak bisa mendapatkannya secara legal di Inggris.
Beberapa metode tergolong sederhana. Misalnya, cukup masukkan alamat email dan sistem akan menilai apakah Anda cukup umur berdasarkan rekam jejak pendaftaran akun lain.
Denda dan Sanksi untuk yang Bandel
Ofcom menegaskan bahwa semua platform yang memungkinkan akses ke konten pornografi, termasuk media sosial, akan dikenakan aturan ini. Bila tidak mematuhi, situs bisa dikenai denda hingga 18 juta pound atau 10% dari pendapatan global—mana yang lebih besar.
Jika situs tetap membandel, Ofcom dapat meminta pengadilan untuk memblokir akses situs tersebut di Inggris.
Oliver Griffiths dari Ofcom menyatakan bahwa aturan ini adalah langkah besar untuk melindungi anak-anak di dunia digital, seperti regulasi yang membatasi akses terhadap alkohol dan judi di dunia nyata.
BACA JUGA:
Namun, banyak pihak juga menyuarakan kekhawatiran terhadap privasi data. Pengguna enggan menyerahkan informasi sensitif seperti paspor ke situs porno, karena takut data disalahgunakan.
“Sudah sejak 2016 kami tahu bahwa orang tidak akan nyaman memberikan nama, apalagi dokumen resmi, ke situs porno,” ujar Iain Corby dari Age Verification Providers Association.
Upaya menerapkan verifikasi usia di situs porno sudah direncanakan sejak 2016, termasuk dimasukkan dalam Digital Economy Act 2017, tetapi sempat dibatalkan pada 2019 karena masalah implementasi dan privasi.
Kini, aturan itu dihidupkan kembali melalui Online Safety Act 2023, yang bertujuan menciptakan ruang digital yang aman untuk semua usia.
Di satu sisi, aturan ini ditujukan untuk melindungi anak-anak dari paparan konten dewasa. Di sisi lain, lonjakan pencarian VPN dan kekhawatiran atas privasi menandakan bahwa banyak warga dewasa tidak siap berbagi identitas mereka untuk aktivitas online yang bersifat pribadi. Pemerintah kini dihadapkan pada tantangan menyeimbangkan perlindungan anak dan hak privasi digital.