JAKARTA - Laporan eksklusif bertajuk Hiring, Compensation & Benefit 2025 yang dirilis oleh JobStreet by SEEK mengungkapkan optimisme tinggi terhadap pasar tenaga kerja Indonesia pada paruh kedua tahun 2025.
Sebanyak 42% perusahaan memperkirakan aktivitas rekrutmen akan meningkat dibandingkan tahun sebelumnya, sementara 39% lainnya menilai akan tetap berada di level yang sama seperti 2024.
Meski demikian, Sawitri Soedarno, Head of Country Marketing Indonesia, Jobstreet by SEEK mengingatkan pentingnya kesiapan lulusan baru dalam menghadapi dinamika kebutuhan industri, terutama dengan meningkatnya peran kecerdasan buatan (AI) di dunia kerja.
"Namun, mereka perlu mempersiapkan diri dengan keterampilan yang relevan, terutama di era AI yang terus berkembang,” kata Sawitri dalam keterangan tertulisnya.
Karena, laporan ini mencatat bahwa 71% perusahaan kini menganggap pengetahuan dasar tentang AI sebagai aset berharga dalam proses rekrutmen, meskipun belum termasuk dalam syarat utama.
Kemampuan ini umumnya dievaluasi melalui proses perkenalan diri, pertanyaan teknis, hingga penilaian portofolio.
BACA JUGA:
"Data ini menegaskan pentingnya lulusan baru untuk menguasai keterampilan AI dasar sebagai nilai tambah kompetitif, terlepas dari latar belakang pendidikan mereka," ujar Sawitri.
Menanggapi hal ini, JobStreet memperkuat komitmennya dalam menjembatani kesenjangan keterampilan melalui fitur KarirKu, sebuah platform yang mendukung pengembangan kemampuan profesional, termasuk untuk para pencari kerja pemula.