JAKARTA - Salesforce meluncurkan Tableau Next, solusi yang menghadirkan pendekatan agentic analytics, memungkinkan kolaborasi antara pengguna dan agen AI untuk mempercepat seluruh alur kerja dari data menuju tindakan.
Agentic analytics memungkinkan pengguna berkolaborasi dengan agen AI untuk mempercepat seluruh proses dari data hingga tindakan.
“Tableau Next membantu bisnis mencapai hasil yang lebih cepat dan berdampak melalui data mereka,” ujar Ryan Aytay, CEO Tableau dalam keterangannya pada Selasa, 22 April.
Jadi, alih-alih bergantung pada visualisasi statis, analis dapat menggunakan AI untuk mengotomatisasi tugas seperti persiapan data dan ETL (extract, transform, load), sehingga mereka dapat fokus pada analisis yang lebih mendalam.
Dibangun di atas Salesforce Platform, Tableau Next memanfaatkan kecerdasan buatan (AI) untuk memahami konteks data secara lebih mendalam, serta menyematkan insight yang tepercaya dan dapat ditindaklanjuti langsung.
“Dengan menggabungkan agen AI, data tepercaya, dan alat yang mudah digunakan, kami membuat data dapat diakses oleh semua orang dan mentransformasi proses dari data ke tindakan menjadi siklus yang otomatis, proaktif, dan digerakkan oleh wawasan,” tambah Ryan.
Adapun beberapa kemampuan yang akan dirasakan pengguna saat menggunakan Tableau Next adalah sebagai berikut:
BACA JUGA:
- Mengotomatisasi tugas data yang berulang seperti pembersihan data, transformasi, dan pembuatan visualisasi, serta pelaksanaan alur kerja analitik kompleks lintas area bisnis yang berbeda
- Memberikan wawasan yang lebih cepat dan menyeluruh secara proaktif, dengan mendeteksi korelasi tersembunyi, pencilan, dan tren yang mungkin tidak terlihat oleh pengamatan manusia
- Memungkinkan tindakan yang lebih kontekstual dan efektif melalui ringkasan bahasa alami, visualisasi, dan rekomendasi berbasis data, disampaikan di tempat orang bekerja melalui workflow engine kelas perusahaan yang memungkinkan pengguna memulai tindakan otomatis.