Bagikan:

JAKARTA - Wakil Menteri Komunikasi dan Digital, Nezar Patria, menegaskan bahwa saat ini pembangunan Pusat Data Nasional (PDN) Cikarang sudah memasuki tahap finishing. 

Nezar mengaku, Kementerian Komdigi masih harus memastikan keamanan siber PDN bersama Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN), mengingat insiden ransomware yang menimpa PDNS pada Juni tahun lalu. 

“Tinggal finishing-nya aja ya, tinggal kita mencoba memeriksa kembali semua persyaratan-persyaratan, sebelum PDN itu nanti dioperasikan,” kata Nezar usai acara peluncuran Indonesia Cyber Crime Combat Center (IC4) pada Selasa, 25 Februari di Jakarta. 

Menurut Nezar, BSSN akan membantu memastikan keamanan siber ODN Cikarang sesuai dengan standar keamanan mereka sehingga dapat mencegah serangan siber di masa depan. 

“Kita sudah minta bantuan BSSN untuk melakukan semacam review bagaimana instrumen-instrumen untuk mencegah kejahatan siber ya atau serangan siber itu bisa dipenuhi oleh PDN gitu ya,” tambahnya. 

Sementara itu, Menkomdigi Meutya Hafid juga telah menegaskan bahwa PSN Cikarang ditargetkan untuk dapat beroperasi pada akhir Maret 2025 mendatang. 

Nezar juga telah memastikan jadwal peresmian tersebut. “Iya Maret,” ujarnya. Namun, Nezar tidak mengungkapkan apakah peresmiannya akan dilakukan di awal atau akhir bulan tersebut. 

PDN Cikarang ini dilengkapi dengan 20 Mega Watt (MW) dan dibangun di atas tanah berukuran 5000 hektar, dengan total luas bangunan mencapai 16.000 meter persegi, di Greenland International Industrial Centre, Deltamas, Cikarang, Kabupaten Bekasi.