JAKARTA – Amazon bukan hanya menutup layanan App Store untuk perangkat Android, tetapi juga aplikasi konferensi video. Meski jarang didengar namanya, Amazon merupakan pemilik aplikasi Chime.
Melalui blog resmi Amazon Web Services (AWS), perusahaan itu mengumumkan bahwa Amazon Chime tidak menerima pelanggan baru mulai 19 Februari lalu. Namun, aplikasi ini tetap bisa diakses oleh para pelanggan hingga 20 Februari tahun depan.
"Pelanggan yang sudah ada dapat terus menggunakan fitur Amazon Chime, termasuk Business Calling, penjadwalan dan penyelenggaraan rapat, penambahan dan pengelolaan pengguna, dan kemampuan lain yang didukung melalui konsol administrasi Amazon Chime," kata perusahaan tersebut.
Setelah waktu yang ditentukan tahun depan, pengguna tidak akan bisa lagi mengakses fitur Amazon Chime, mengelola pengguna, atau menggunakan fitur seperti Business Calling. Sebelum aplikasinya ditutup, pengguna disarankan untuk menghapus data mereka.
BACA JUGA:
Jika pengguna ingin beralih ke aplikasi konferensi video lainnya, Amazon memberikan dukungan peralihan. Solusi yang Amazon tawarkan mencakup peralihan ke AWS Wickr, Zoom, Webex, atau Slack.
Sepertinya, penutupan aplikasi Chime didasari oleh dukungan platform yang kurang baik. Saat ini, Amazon memang tengah menyingkirkan sejumlah layanan yang tidak disukai publik, termasuk layanan Inspire yang mirip dengan feed TikTok.
Amazon juga mungkin tengah mengurangi layanan yang tidak begitu diminati atau tidak dipakai oleh penggunanya. Seperti Chime misalnya, aplikasi ini jarang terdengar, tidak seperti Zoom atau pesaing lainnya. Jika mencari di platform X, aplikasi ini juga mendapatkan banyak keluhan.