Bagikan:

JAKARTA – Pengisian daya cepat merupakan salah satu fitur yang wajib dimiliki ponsel pintar saat ini. Samsung menghadirkan fitur ini di Galaxy S25 Series, tetapi fiturnya bermasalah dan tidak bekerja dengan baik.

Sesuai namanya, fitur ini seharusnya membuat pengisian daya menjadi cepat. Jika dulunya pengisian daya bisa memakan waktu dua hingga tiga jam, saat ini pengisian daya bisa berjalan kurang dari satu jam. Namun, fitur ini dilaporkan tidak berguna di S25 Series.

Mengutip dari Android Police, sejumlah pengguna Galaxy S25 Plus dan S25 Ultra membuat keluhan di Komunitas Samsung dan Reddit. Mereka mengungkapkan bahwa pengisian daya berjalan dengan lambat dan pengisian daya ponsel mereka sering terputus.

Artinya, saat pengisian daya berjalan, baterai justru sempat tidak terisi. Parahnya lagi, ketika mereka ingin menggunakan pengisi daya dari versi perangkat sebelumnya, yakni S24 Series, pengisi daya cepat tetap tidak berjalan. Tidak ada solusi untuk mengatasi hal ini.

Akibatnya, pengguna S25 Plus dan S25 Ultra harus mengisi perangkat mereka hingga beberapa jam meskipun tanda 'Pengisian Daya Super 2.0' terlihat di layar. Untuk beberapa orang lainnya, mereka akan mendapatkan status terhubung dan terputus terus-menerus. 

Meski mayoritas keluhan berasal dari Galaxy S25 Plus dan S25 Ultra, masalah baterai ini juga muncul di S25 standar. Saat menggunakan pengisi daya resmi 45W dari Samsung atau kabel USB-C 5A, pengisian daya cepat tetap tidak berjalan. 

Jika tidak diatasi oleh Samsung, masalah ini mungkin dapat merusak baterai ponsel. Baru-baru, Samsung meluncurkan pembaruan perangkat lunak untuk seri Galaxy S25. Dalam catatan rilis, dijelaskan bahwa mereka telah meningkatkan pengisian daya. 

Namun, tidak jelas apakah Samsung juga mengatasi masalah pengisian daya cepat yang tidak mau berjalan. Untuk saat ini, cara terbaik dalam mengatasi masalah tersebut adalah dengan mengisi daya seperti biasa tanpa mengaktifkan fitur pengisian daya cepat.