JAKARTA - Honda kian memfokuskan strategi globalnya ke India sebagai pasar dengan potensi pertumbuhan besar dan tingkat persaingan yang relatif lebih longgar dari produsen mobil China. Pabrikan asal Jepang itu bahkan membentuk tim proyek khusus India di level global untuk mengakselerasi pengembangan produk dan strategi penjualannya.
Dalam periode 2026 hingga 2030, Honda merencanakan total 10 peluncuran, dengan rincian mencakup model baru, penyegaran tengah siklus, hingga pergantian generasi penuh. Sebagaimana dilansir Gaadiwaadi, Senin, 15 Desember.
Meski detail lengkapnya belum diungkap, arah pengembangan produk Honda di India mulai terlihat jelas. Pada paruh pertama tahun 2026, Honda dijadwalkan meluncurkan Prelude, coupe sport hybrid yang diposisikan sebagai penerus Civic Coupe generasi sebelumnya.
Model ini akan diimpor secara utuh dari Jepang dengan status completely built unit (CBU) dan diperkirakan dibanderol sekitar 70–80 lakh rupee. Prelude berbagi platform dengan Civic Hybrid terbaru dan mengusung mesin bensin 2.0 liter naturally aspirated dengan sistem hybrid.
BACA JUGA:
Masih di tahun yang sama, kemungkinan pada kuartal keempat 2026, Honda akan menghadirkan ZR-V sebagai penantang Volkswagen Tiguan. SUV tersebut juga akan masuk ke India sebagai CBU dari Jepang, dengan estimasi harga 50–55 lakh rupee.
ZR-V Hybrid menggunakan powertrain yang sama dengan Prelude, namun menawarkan karakter performa berbeda. Prelude diklaim mampu berakselerasi dari 0 hingga 100 kilometer per jam dalam 8,2 detik, dengan kecepatan puncak 188 kilometer per jam dan efisiensi bahan bakar WLTC sebesar 23,6 kilometer per liter.
Sementara itu, ZR-V Hybrid mencatat akselerasi 0–100 kilometer per jam dalam 7,8 detik, kecepatan maksimum 173 kilometer per jam, dan efisiensi WLTC 22,1 kilometer per liter. Selain model baru, Honda juga menyiapkan penyegaran untuk lini yang sudah ada.
Elevate akan mendapatkan facelift, sementara City generasi kelima disiapkan penyegaran kedua. Keduanya diperkirakan meluncur pada paruh kedua 2026. Memasuki awal 2027, Honda akan memperkenalkan 0 Alpha sebagai kendaraan listrik murni pertamanya di India.
Mobil listrik itu diposisikan untuk bersaing dengan Hyundai Creta Electric dan dikembangkan sebagai mobil listrik sejak awal. Honda akan menawarkan dua opsi baterai yang menggunakan sel LFP produksi CATL, yang diimpor dari Indonesia.
Sekitar satu tahun setelahnya, Honda berencana meluncurkan 0 SUV, model segmen D yang diproduksi di Amerika Serikat dan diimpor ke India secara CBU. SUV listrik ini diperkirakan memiliki banderol 70–80 lakh rupee. Peta jalan Honda di India berlanjut hingga 2028 dengan kehadiran City generasi terbaru.
Model ini akan dibangun di atas platform baru berkode PF2 dan ditawarkan dalam varian hybrid dengan tingkat lokalisasi tinggi agar harganya tetap kompetitif. Platform PF2 juga akan menjadi basis bagi SUV Honda tujuh penumpang, Elevate generasi terbaru.