Bagikan:

JAKARTA – Tesla dilaporkan sedang mempertimbangkan untuk menyematkan fitur Apple CarPlay ke dalam sistem infotainment kendaraannya. Perubahan arah ini menjadi sorotan karena selama bertahun-tahun Tesla menolak menghadirkan CarPlay di mobil buatannya.

Bos Tesla Elon Musk, sebelumnya secara terbuka menunjukkan penolakannya terhadap Apple. Ini termasuk soal komisi di App Store serta perekrutan mantan insinyur Tesla oleh Apple untuk mengembangkan proyek mobilnya.

Sikap tersebut membuat banyak penggemar yakin bahwa integrasi CarPlay tidak akan pernah terjadi. Seperti dilansir Electrive, Senin, 17 November, preferensi konsumen tampaknya menjadi faktor penting dalam perubahan sikap Tesla.

Sebuah studi pada 2024 menyebutkan bahwa ketiadaan Apple CarPlay atau Android Auto bisa menjadi faktor penentu bagi sekitar 30 persen calon pembeli kendaraan listrik. Di tengah penjualan Tesla yang cenderung stagnan, kebutuhan menyesuaikan ekspektasi pengguna menjadi semakin mendesak.

Informasi internal menyebut Tesla kini sedang bekerja di balik layar untuk mengevaluasi kemungkinan implementasi CarPlay, meski belum ada keputusan final. Jika direalisasikan, CarPlay diperkirakan hadir secara nirkabel dan hanya melengkapi, bukan menggantikan sistem infotainment Tesla yang sudah ada.

Meskipun demikian, Tesla disebut tidak akan mengizinkan CarPlay mengambil alih fungsi inti seperti navigasi. Fitur tersebut akan tetap dijalankan melalui perangkat lunak milik Tesla agar kompatibel dengan sistem bantuan mengemudi seperti Full Self Driving.

Selain itu, versi CarPlay paling canggih, CarPlay Ultra, yang memungkinkan kontrol instrumen dan pengaturan kendaraan, tampaknya tidak akan diadopsi karena berbenturan dengan desain sistem Tesla.