Bagikan:

JAKARTA - Penjualan mobil di Indonesia sedang tidak baik-baik saja, bahkan berdasarkan data dari Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo) dari Januari hingga September 2025 hanya terjual 561.819 unit.

Dengan angka tersebut adanya penurunan sebanyak 11,3 persen dibandingkan dengan tahun sebelumnya yang menginjak angka 633.660 unit. Kendati demikian, Gaikindo tetap optimis hingga akhir tahun untuk mencapai total 850 ribu unit.

Ketua Harian Gaikindo Anton Kemal Tasli mengatakan pihaknya masih ingin melihat kinerja penjualan pada November 2025. Sebab, dalam beberapa bulan terakhir ada pertumbuhan tipis dalam penjualan mobil secara wholesales.

“Sementara (target) kita belum berubah sih, kita mau lihat sampai bulan November ini. Berubah sekarang, mau berubah ke depan itu juga nggak ada artinya kan,” katanya, saat ditemui di sela konferensi pers GJAW, di kawasan Senayan, Kamis, 23 Oktober. 

Lebih lanjut ia berharap setelah November bisa lebih clear. Namun sementara targetnya masih sama 850 ribu unit. Ia juga berharap pameran GJAW ini bisa membantu.

“Sementara kita belum berubah ya, masih di situ juga. Kita ngomongnya kan bukan target, kita memperkirakan (penjualannya) segitu. Kita akan coba kejar sampai titik darah penghabisan," tambahnya.

Untuk mengejar angka 850 ribu unit hingga akhir tahun artinya dibutuhkan penjualan sebanyak 250 ribu unit dalam tiga bulan terakhir tahun ini, atau penjualan sebanyak 83 ribu unit per bulan untuk mencapai target.

Balik ke GJAW, pameran tersebut memang diikuti oleh banyak brand ternama bahkan ada yang akan debut dunia serta ada brand baru. Toyota salah satu yang akan unjuk gigi di ajang tersebut, lalu ada Changan yang akan memperkenalkan dua model mobilnya.