JAKARTA - Induk sejumlah produsen otomotif global Stellantis mengumumkan penarikan (recall) segera terhadap 123.396 unit kendaraan di Amerika Serikat.
Penarikan ini mencakup model Jeep Wagoneer dan Jeep Grand Wagoneer tahun 2022 hingga 2024 karena masalah fatal yaitu potongan trim pada jendela pengemudi dan penumpang berpotensi terlepas saat mobil melaju, menciptakan bahaya di jalan raya dan meningkatkan risiko kecelakaan.
Menurut Administrasi Keselamatan Lalu Lintas Jalan Raya Nasional AS (NHTSA) pada Sabtu, 27 September, dilansir dari Reuters, seperempat trim pada jendela pengemudi dan penumpang disinyalir tidak terpasang dengan aman. Kondisi ini memungkinkan potongan trim tersebut terlepas dari mobil.
NHTSA secara tegas memperingatkan bahwa material trim yang terlepas di jalan dapat menjadi bahaya bagi kendaraan lain, berpotensi memicu insiden tabrakan.
BACA JUGA:
Model-model yang terdampak dalam penarikan ini adalah jenis Jeep Wagoneer dan Jeep Grand Wagoneer tertentu yang diproduksi antara tahun 2022 hingga 2024.
Pihak Stellantis, melalui laporannya kepada NHTSA, menyatakan bahwa saat ini solusi perbaikan untuk masalah tersebut masih dalam tahap pengembangan. Pemilik kendaraan yang terdampak akan dihubungi oleh perusahaan untuk langkah perbaikan lebih lanjut.
Penarikan terbaru ini menambah daftar panjang masalah trim yang dialami Stellantis bulan ini. Sebelumnya, pada awal September, NHTSA juga mengumumkan penarikan 164.000 kendaraan AS milik Stellantis karena masalah serupa yaitu potensi lepasnya trim pada pintu pengemudi dan penumpang.