JAKARTA – Ajang akbar Japan Mobility Show (JMS) 2025 siap digelar pada 30 Oktober hingga 9 November mendatang. Honda kembali menjadi sorotan utama dengan menghadirkan beragam produk mobilitas unggulannya, mulai dari mobil listrik, sepeda motor, mesin tempel, hingga pesawat jet bisnis ringan.

Mengutip keterangan resmi di laman Honda Global, Senin, 1 September, tema besar yang mereka usung adalah mobilitas lintas dimensi—darat, laut, hingga udara—seperti yang sukses dipamerkan pada JMS dua tahun lalu. Pameran kali ini diyakini bakal semakin memukau berkat sederet teknologi baru yang dibawa Honda.
Salah satu daya tarik utama adalah Honda Seri 0 EV, yang mencakup prototipe 0 Saloon dan prototipe 0 SUV. Kedua model listrik murni ini akan melakukan debut publik pertamanya di Jepang sebelum resmi dipasarkan secara global pada 2026. Kehadirannya menjadi sinyal kuat arah transformasi Honda menuju era elektrifikasi penuh.
BACA JUGA:
Tak hanya fokus pada masa depan, Honda juga tetap menghadirkan sejumlah model mobil dan sepeda motor andalan yang sudah ada di pasaran, sekaligus menegaskan konsistensi mereka dalam memenuhi berbagai segmen kebutuhan konsumen.

Yang tak kalah menarik, Honda akan kembali menampilkan mockup interior skala penuh HondaJet Elite II. Jika pada JMS 2023 pengunjung hanya bisa melihat, kali ini mereka akan dipersilakan masuk untuk merasakan langsung ruang kabin yang lega dan kemewahan interior jet bisnis ringan tersebut.
Bagi penggemar balap, nostalgia juga akan hadir lewat McLaren Honda MP4/4, mobil Formula 1 legendaris yang dikendarai Ayrton Senna dan Alain Prost. Mobil ini mencatat sejarah dengan menjuarai 15 dari 16 seri grand prix pada musim 1988, menjadikannya salah satu mobil F1 paling dominan sepanjang masa.
Selain itu, di area Program Budaya Mobilitas, Honda akan memajang NSR500, motor ikonik yang mendominasi ajang MotoGP di era 90-an. Kehadirannya menjadi pengingat akan kejayaan Honda di dunia balap roda dua.