JAKARTA - Jaecoo merupakan salah satu pemain baru dalam industri otomotif Indonesia yang berasal dari China dan telah mengawali langkahnya pada awal tahun ini.
Dalam debutnya di tanah air, brand premium di bawah naungan Chery Group ini telah memperkenalkan dua model yakni J7 dan J8.
Sebagai brand baru di Indonesia, Jaecoo meluncurkan J7 serta J8 dalam varian Super Hybrid dan all-wheel drive (AWD). Namun, apakah di masa mendatang merek ini akan menghadirkan model berpenggerak front-wheel drive (FWD) tersebut seperti brand satu naungan yakni Chery?
Country Director Jaecoo Indonesia, Max Zhou menekankan pemosisian merek ini hanya akan menjual varian SHS dan AWD mengingat identitasnya yang mengedepankan ketangguhan.
"Posisi kami jelas berbeda dengan Chery. Jadi untuk masa depan, Jaecoo hanya akan menawarkan SHS maupun AWD," kata Max kepada wartawan di bilangan Kembangan, Jakarta, Senin, 30 Juni.
BACA JUGA:
Ia juga menambahkan brand Jaecoo ini lebih premium dengan menargetkan konsumen yang ingin memiliki kendaraan berdesain tangguh dan handal di segala medan.
"Identitas Jaecoo adalah offroad dan berada di atas untuk kebutuhan personal. Jadi di masa depan, kami tidak akan hadirkan produk ICE berpenggerak FWD terbaru," terang Max.
Model J7 menjadi salah satu kendaraan perdana yang dipasarkan oleh Jaecoo dan menerima animo positif sejak pemesanannya dibuka pada Indonesia International Motor Show (IIMS) 2025.
Sebagai SUV hybrid, Jaecoo J7 menawarkan kombinasi performa dan efisiensi. Berkat teknologi SHS, kendaraan ini menggabungkan mesin turbo 1.6 liter dengan motor listrik, yang memungkinkan pengendaraan hemat bahan bakar namun tetap bertenaga. Dengan jarak tempuh listrik murni hingga 90 km, J7 cocok untuk penggunaan harian di dalam kota maupun perjalanan jarak jauh.