Bagikan:

JAKARTA - PT Suzuki Indomobil Sales (SIS) resmi meluncurkan produk terbarunya bernama Fronx, yang juga sebelumnya sudah ada di India. Mobil baru ini langsung dirakit di Indonesia, lebih tepatnya di Cikarang, Jawa Barat.

Menariknya, Suzuki Fronx nantinya tidak hanya dipasarkan di dalam negeri saja, tapi juga akan diekspor ke Asia Tenggara pada tahun ini juga. Seperti diungkapkan oleh Managing Director PT SIS Shodiq Wicaksono.

"Tahun lalu itu ada 74 negara dan kawasan, dan rencananya Fronx kita sedang persiapkan karena harus memenuhi regulasi dan homologasi di berbagai negara tujuan," kata Shodiq, saat peluncuran resmi Fronx, di kawasan Kuningan, Jakarta Selatan, beberapa waktu lalu.

Lebih lanjut Shodiq mengungkapkan, kalau tidak ada halangan Suzuki akan mulai ekspor Fronx dari Indonesia dalam kurun waktu tiga sampai empat bulan ke depan. Sayangnya, ia tidak menjabarkan lebih detail negara mana saja yang menjadi tujuan.

"Negaranya mainly berada di kawasan Asia Tenggara," tambah dia.

Senada dengan Shodiq, Deputy Managing Director PT SIS Donny Saputra, mengatakan bahwa Fronx akan juga diekspor, tapi tidak juga menyebutkan negara mana yang akan dituju.

"Detailnya mohon maaf, saya tidak bisa sampaikan karena ini berkaitan dengan strategi produk Suzuki. Tapi kalau ASEAN intinya sudah pasti," ungkap Donny.

Sebagai informasi, Suzuki Fronx hadir di Indonesia dalam beberapa varian, mulai dari GL, GX dan SGX. Detailnya, varian GL seharga Rp 259 juta (MT) dan Rp 271 juta (AT), GX seharga Rp 276 juta (MT) dan Rp 293,3 juta (AT), serta SGX seharga Rp 319,9 juta (AT).