JAKARTA – Perjalanan petenis putri Indonesia, Janice Tjen, di Roland Garros 2026 harus berhenti lebih cepat dari harapan. Tampil di babak pertama turnamen Grand Slam tanah liat itu, Janice dipaksa menyerah oleh petenis Amerika Serikat, Emma Navarro.
Janice sebenarnya sempat memberi tekanan dalam sejumlah momen pertandingan, tetapi konsistensi Navarro membuat petenis Indonesia itu akhirnya kalah dua set langsung dengan skor 4-6 dan 3-6 pada Selasa, 26 Mei 2026, petang WIB.
Data statistik WTA menunjukkan Janice mampu mencetak tiga ace sepanjang laga. Akan tetapi, efektivitas permainan masih menjadi pekerjaan rumah setelah ia hanya mampu memanfaatkan dua dari delapan peluang break point yang didapat.
BACA JUGA:
Sementara itu, Navarro tampil lebih stabil ketika berada dalam tekanan. Petenis berusia 25 tahun tersebut sukses mengonversi tiga dari sembilan break point dan unggul dalam persentase kemenangan poin servis pertama.
Set pertama berjalan berat bagi Janice sejak awal pertandingan dimulai. Ia langsung tertinggal 0-3 setelah kehilangan servis di gim kedua dan gagal memanfaatkan peluang untuk mencuri momentum lebih cepat.
Meski demikian, Janice tidak menyerah begitu saja di tengah tekanan. Ia sempat membuat skor kembali imbang 4-4 setelah Navarro kehilangan servis di gim ketujuh dan gagal memanfaatkan peluang break tambahan.
Momentum untuk membawa set pertama lebih panjang sebenarnya terbuka lebar bagi Janice pada gim ke-10. Namun, servis yang kembali goyah membuat Navarro mengamankan set pembuka setelah pertarungan berlangsung selama 61 menit.
Memasuki set kedua, Janice sempat menunjukkan tanda-tanda kebangkitan. Petenis berusia 24 tahun itu bahkan mampu berbalik unggul 2-1 sebelum sejumlah pukulan melebar mulai menguntungkan Navarro.
Navarro kemudian memanfaatkan situasi dengan sangat baik untuk merebut empat poin beruntun dan menjauh 5-2. Janice sempat memperkecil ketertinggalan saat memegang servis di gim kedelapan, tetapi tekanan lawan tetap terlalu sulit dibendung.
Pada gim kesembilan yang menjadi penentuan, Navarro tampil sangat tenang meski sempat kehilangan poin pertama. Servis-servis keras dan penempatan bola yang rapi membuat Janice beberapa kali gagal mengembalikan bola ke area permainan.
Janice sempat mencoba bertahan lewat reli panjang untuk menggagalkan match point Navarro. Sayangnya, satu pukulan yang melebar menutup perjuangannya di ajang Grand Slam lapangan tanah liat paling bergengsi tersebut.
Walau gagal di nomor tunggal putri, perjalanan Janice di Roland Garros 2026 belum sepenuhnya berakhir. Ia masih akan tampil di sektor ganda putri bersama Aldila Sutjiadi untuk menghadapi pasangan Marie Bouzkova/Sara Sorribes Tormo dari Republik Ceko dan Spanyol.