JAKARTA – Mangkunegaran Run 2026 sebagai bagian dari Adeging Mangkunegaran 269 akan dilaksanakan bulan depan dengan rute lari yang sudah mendapat sertifikasi dari Badan Atletik Dunia atau World Athletics.
Event lari bergengsi itu dijadwalkan berlangsung pada 3 Mei 2026 nanti di Solo, Jawa Tengah. Sebanyak lebih dari 7.700 pelari atau meningkat tiga kali lipat dari edisi pertama akan turun berlomba di nomor 5K, 10K, dan half marathon.
K.G.P.A.A. Mangkoenagoro X mengatakan bahwa ini merupakan tahun keempat Mangkunegaran Run diselenggarakan. Ia juga menyebut ajang ini terus menunjukkan peningkatan peserta karena ramainya tren lari dalam satu dua tahun terakhir.
"Kami sangat bersyukur, tahun ini ternyata semakin grow, semakin bertumbuh. Kami juga bisa banyak aktivasi bahkan tidak hanya di Solo, tetapi juga di kota-kota lain seperti di Bali, di Jakarta, dan juga di Jogja," katanya dalam konferensi pers di Jakarta.
Mangkunegaran Run edisi pertama digelar pada tahun 2023 lalu di Pura Mangkunegaran, Solo, sebagai ajang lari budaya dan berhasil menarik lebih dari dua ribu lebih peserta. Jumlah pesertanya pun terus meningkat di tahun-tahun berikutnya.
Ade Wahyudi selaku Co-Founder dan COO Katadata Indonesia mengaku senang dengan perkembangan dan juga dampak dari Mangkunegaran Run terhadap publik dan juga perekonomian kota Solo. Ia juga gembira karena rute lari ini sudah disertifikasi oleh Kim Vivan, perwakilan World Athletics yang langsung datang ke Solo.
"Jadi rutenya sudah pas dan kami berharap setiap tahun semakin ditingkatkan. Selain itu, jumlah pesertanya mudah-mudahan tahun depan kami bisa mencapai angka 10 ribu," kata Ade.
Sertifikasi itu diperlukan untuk menjamin standar kualitas, keamanan, dan keadilan dalam perlombaan. Selain itu, ini juga demi memastikan jarak lintasan akurat, permukaan aman untuk mengurangi cedera, serta diakui secara internasional – yang mana penting untuk validasi rekor dunia maupun catatan waktu resmi atlet.
Ade menambahkan bahwa di penyelenggaraan tahun ini sebanyak 52 persen peserta justru datang dari luar Jawa Tengah. Ia mengatakan hal itu menunjukkan Mangkunegaran Run merupakan ajang yang selalu dinanti oleh banyak orang.
"Kita mengadakan war ticket dan hanya dalam waktu kurang dari satu jam, tiket itu sudah habis. Jadi, ini menunjukkan minat dan antusiasme masyarakat Indonesia terhadap lomba lari, khususnya Mangkunegaran Run," ujarnya.
Penyelenggaraan tahun ini kembali menggandeng Permata Bank sebagai mitra strategis. Kerja sama tersebut kembali terjalin demi mendukung ekosistem ini agar terus berkembang secara berkelanjutan ke depan.
"Partisipasi kami merupakan upaya mendukung ekosistem kegiatan aktif yang mempertemukan aktivitas ekonomi, budaya, dan komunitas dalam wadah olahraga sekaligus memberikan multiplier effect bagi perekonomian lokal, khususnya sektor pariwisata, ekonomi kreatif dan pelaku usaha (UMKM)," kata Direktur Utama Permata Bank Meliza M. Rusli.