Bagikan:

JAKARTA – Indonesia berhasil menambah lima tiket lolos Kualifikasi Asian Games 2026 pada hari kedua penyelenggaraan ajang World Climbing Asia Championship Meishan 2026 sehingga total sudah delapan tiket di dalam genggaman.

Selain mendapat lima tiket untuk pesta olahraga multicabang empat tahunan se-Asia itu, Indonesia juga berhasil mengamankan satu medali emas dan satu medali perunggu dari turnamen yang berlangsung pada 8–12 April 2026 tersebut.

Satu medali emas tersebut diamankan oleh Desak Made Rita Kusuma Dewi di nomor speed putri. Ia tampil perkasa dalam babak big final dengan catatan waktu 6,07 detik untuk mengalahkan wakil tuan rumah Zhou Yafei dengan catatan waktu 6,47 detik.

Adapun medali perunggu didapat oleh atlet peraih medali emas Olimpiade 2024, Veddriq Leonardo. Ia memenangi partai small final dengan catatan waktu 5,15 detik untuk menghentikan wakil tuan rumah Ling Yongzhi yang mengalami fall.

Hasil dari Meishan tersebut membuat Desak dan Veddriq pun dipastikan mendapat tiket tampil di Asian Games 2026 yang dijadwalkan berlangsung pada 19 September sampai dengan 4 Oktober 2026 di Aichi dan Nagoya, Jepang.

Indonesia juga berhasil meloloskan tiga nama lainnya dari disiplin speed dan boulder sesuai dengan regulasi kuota maksimal dua atlet per negara untuk tiap gender. Mereka ialah Aditya Tri Syahria, Berthdigna Devi Surya Kusuma, dan Raviandi Ramadhan.

Aditya Tri Syahria di speed putra memastikan diri lolos setelah finis di urutan keenam. Di babak perempat final, ia mencatatkan waktu 5,37 detik saat menghadapi Veddriq, yang berhasil keluar dengan catatan waktu lebih baik 5,01 detik.

Kemudian Berthdigna dari speed putri mengamankan posisi kelima setelah mencatatkan waktu 6,73 detik pada babak perempat final melawan Desak Made yang finis dengan waktu 6,48 detik.

Sementara itu, Raviandi Ramadhan (boulder putra) sukses melaju hingga babak semifinal. Ia menempati peringkat ke-22 di kualifikasi dengan poin 69,4 dan menempati peringkat ke-11 pada babak semifinal dengan poin 49,9.

Dengan demikian, sejauh ini Indonesia telah mengamankan total delapan tiket menuju Asian Games 2026 dengan perincian dua atlet speed putra, dua atlet speed putri, dua atlet boulder putra, satu atlet lead putra, satu atlet lead putri.

Kejuaraan World Climbing Asia Championship Meishan 2026 masih menyisakan perlombaan di nomor lead putra dan putri. Indonesia masih memiliki peluang besar untuk menambah atletnya ke Asian Games 2026.