JAKARTA – Pemuncak klasemen MotoGP 2026, Marco Bezzecchi, membutuhkan penampilan gemilang di Sprint Race musim ini untuk menjadi pebalap yang menakutkan dalam perburuan gelar kejuaraan dunia ajang balap motor paling bergengsi itu.
CEO Aprilia Racing, Massimo Rivola, mengatakan bahwa Bezzecchi perlu meminimalisasi kesalahan-kesalahannya yang dilakukan dalam Sprint Race sehingga ia bisa meraup banyak poin dalam satu seri balapan.
"Marco Bezzecchi tampil sempurna lagi pada hari Minggu sehingga kami hanya perlu memperbaiki penampilan pada hari Sabtu," ujar Rivola setelah MotoGP Amerika Serikat, dilansir dari Crash.
BACA JUGA:
Bezzecchi tercatat memiliki skor sempurna 75 poin dalam balapan utama dari tiga seri yang telah berlangsung. Hasil tersebut mengantarnya ke puncak klasemen musim ini.
Akan tetapi, situasinya sangat berbeda dengan balapan Sprint yang digelar pada Sabtu. Pebalap asal Italia tersebut hanya duduk di peringkat ke-10 klasemen Sprint Race.
Ia tercatat cuma bisa mencetak enam dari 36 poin yang mungkin diraih di Sprint Race sejauh ini setelah finis keempat di Brasil. Adapun dalam dua balapan lainnya di Buriram dan Circuit of the Americas (COTA), ia gagal karena terjatuh.
"Dia adalah andalan dalam balapan pada hari Minggu, tetapi begitu dia juga menjadi andalan pada hari Sabtu, maka itu pasti akan sangat menakutkan," kata Rivola.
Saat ini Jorge Martin–rekan satu tim Bezzecchi di Aprilia–masih menjadi pebalap terbaik di Sprint Race. Ia memimpin puncak klasemen dengan koleksi 24 poin setelah berhasil naik podium pertama Sprint Race di COTA.
Posisi kedua ditempati oleh juara bertahan Marc Marquez yang mengoleksi sebanyak 21 poin. Ia berhasil finis kedua pada seri pembukaan di Thailand dan kemudian memenangi Sprint Race di MotoGP Brasil.