Bagikan:

JAKARTA – Jannik Sinner mencatatkan rekor sebagai petenis pria pertama yang berhasil menjuarai ajang Masters 1000 berturut-turut tanpa kehilangan satu set pun setelah ia menekuk Daniil Medvedev untuk meraih podium tertinggi di Indian Wells 2026.

Petenis asal Italia yang pernah menduduki peringkat pertama dunia itu merebut gelar pertamanya di Indian Wells melalui kemenangan dua set langsung 7-(6) dan 7-6(4) di Indian Wells, California, Amerika Serikat, pada pada Minggu malam waktu lokal atau Senin, 16 Maret 2026 WIB.

"Ini adalah pertandingan yang sangat, sangat sulit. Senang sekali melihat Daniil kembali bermain di level ini. Saya sangat senang," ujar Sinner setelah kemenangannya dilansir dari situs ATP.

Ini merupakan trofi pertama Sinner pada musim 2026 sekaligus menegaskan ketangguhannya di lapangan keras. Sepanjang turnamen, ia tampil dominan dan berhasil menyapu seluruh pertandingan tanpa kehilangan satu set pun.

Selain itu, keberhasilan ini membuat Sinner sekarang sejajar dengan Novak Djokovic dan Roger Federer sebagai petenis pria yang mampu memenangi semua enam turnamen berlevel ATP Masters 1000 di lapangan keras.

"Saya datang ke sini sejak hari pertama, berlatih sangat keras dan hasil ini membuat saya sangat bahagia. Berbagi momen ini dengan tim dan teman-teman di sini sungguh istimewa," kata Sinner.

Bentrok partai final berlangsung ketat selama satu jam 55 menit. Kedua petenis sama-sama mampu menjaga servis mereka sehingga tidak ada satu pun break point yang berhasil mereka konversi menjadi poin dalam laga ini.

Sinner tampil sangat solid di balik servis pertamanya dengan memenangi 43 dari 47 poin serta tidak pernah berada dalam posisi terancam kehilangan gim servis. Ia mendapatkan dua break point, tetapi semuanya gagal dikonversi.

Momen krusial pada set pertama terjadi saat tie-break ketika Medvedev keliru membaca arah bola sehingga membiarkannya lewat begitu saja, tetapi ternyata masih masuk ke area permainan. Kesalahan tersebut dimanfaatkan Sinner untuk merebut set pembuka.

Medvedev kemudian memberikan perlawanan sengit terutama pada set kedua. Ia membuat Sinner sempat tertinggal 0-4 di babak tie-break sebelum terkena comeback sehingga gagal merengkuh gelar di turnamen dengan penonton terbanyak di luar empat Grand Slam itu.

Ini merupakan kekalahan ketiga yang diderita Medvedev di babak final Indian Wells. Dia sebelumnya kalah dalam dua final beruntun pada 2023 dan 2024, yang semuanya menghadapi Carlos Alcaraz, petenis nomor satu dunia saat ini.