Bagikan:

JAKARTA - Manchester City akan meminta izin khusus kepada English Football League (EFL) untuk memainkan Marc Guehi di final Piala Carabao.

The Citizens memastikan tempat mereka di Wembley melawan Arsenal pada Maret 2026 dengan kemenangan agregat 5-1 atas Newcastle United pada Kamis, 5 Februari 2026, dini hari WIB.

Guehi tidak memenuhi syarat untuk menghadapi tim asuhan Eddie Howe. Setelah itu Guardiola mengatakan bahwa sulit untuk memahami aturan yang juga akan mencegah pemain berusia 25 tahun itu untuk tampil di final karena ia tidak terdaftar sebelum leg pertama semifinal.

Antoine Semenyo, yang juga direkrut pada Januari 2026, akan memenuhi syarat karena ia bergabung dari Bournemouth sebelum leg pertama semifinal di St James' Park pada 13 Januari 2026.

"Semoga kami dapat meyakinkan pihak Piala Carabao (EFL) bahwa Marc dapat bermain di final. Saya tidak mengerti mengapa dia tidak bisa bermain di final. Semoga kami bisa membuat surat."

"Anda membeli pemain dengan harga mahal dan dia tidak bisa bermain karena aturan yang tidak saya mengerti. Semoga mereka bisa mengubahnya. Sulit untuk dipahami," kata Guardiola dilansir ESPN.

Sementara Semenyo bisa bermain di kedua leg melawan Newcastle, Guehi tidak memenuhi syarat untuk leg kedua meskipun sudah bermain dua pertandingan Liga Inggris untuk klub barunya setelah pindah dari Crystal Palace.

Guardiola mengakui dia tidak terlalu berharap bek Inggris itu akan diizinkan bermain melawan Arsenal pada 22 Maret 2026, tetapi dia telah meminta para petinggi Manchester City untuk mencoba.

"Saya mengatakan kepada klub, mereka harus bertanya, pasti. Marc tidak bisa bermain di leg kedua karena dia tidak bermain di leg pertama."

"Antoine tiba sebelum leg pertama sehingga bisa bermain. Sekarang ini final. Mengapa dia tidak boleh bermain? Mengapa tidak? Kami membayar gajinya, dia pemain kami," ujar Guardiola.