JAKARTA – Derek Chisora akan menghadapi mantan juara dunia kelas berat Deontay Wilder di London pada bulan April 2026. Itu merupakan pertarungan ke-50 dalam karier Chisora.
Kedua nama tersebut seharusnya sudah bertarung 13 tahun lalu. Namun, Wilder menarik diri dari pertarungan karena ia ditangkap akibat kekerasan dalam rumah tangga, yang mencegahnya melakukan perjalanan ke Inggris.
Chisora tahun lalu sempat mengatakan bahwa ia akan pensiun setelah menjalani pertarungan ke-50 yang akan berlangsung di luar negeri. Namun, sekarang ia malah menghadapi Wilder di London pada 4 April 2026.
BACA JUGA:
Wilder memenangi 40 pertarungan pertamanya sebelum bermain imbang dengan Tyson Fury pada 2018. Ia kemudian menderita kekalahan beruntun dari Raja Gipsi pada 2020 dan 2021.
Chisora juga pernah menghadapi Fury tiga kali pada 2011, 2014, dan 2022. Namun, ia kalah dalam ketiga pertandingan tersebut.
Wilder pernah dianggap sebagai salah satu petinju dengan pukulan paling ditakuti di divisi kelas berat, tetapi ia kesulitan untuk mendapatkan kembali auranya sejak triloginya dengan Fury.
Reputasi petinju berusia 40 tahun itu semakin anjlok setelah mengalami kekalahan knockout (KO) beruntun dari Joseph Parker pada 2023 dan Zhilei Zhang pada 2024.
Setelah absen lebih dari setahun, petinju asal Amerika Serikat tersebut kembali pada Juni 2026 dan berhasil mengamankan kemenangan KO melawan Tyrrell Anthony Herndon, petarung yang kurang dikenal.
Walaupun perjalanan kariernya belakangan merosot, Wilder masih dikaitkan dengan potensi pertarungan melawan juara dunia kelas berat tidak terbantahkan dua kali, Oleksandr Usyk. Namun, itu bisa terjadi kalau ia berhasil mengalahkan Chisora.
Chisora sedang menikmati kebangkitan di pengujung kariernya dengan tiga kemenangan beruntun, termasuk kemenangan angka atas Joe Joyce dan Otto Wallin.
Ia sebelumnya dikaitkan dengan pertarungan ketiga melawan rival lamanya, Dillian Whyte, atau kemungkinan kesempatan untuk menantang juara kelas berat WBO yang dimiliki oleh Fabio Wardley.