JAKARTA – Pelita Jaya Jakarta resmi memperkenalkan skuad mereka yang siap untuk bertarung dalam kompetisi Indonesian Basketball League (IBL) musim 2026 yang akan bergulir mulai 10 Januari mendatang.
Acara pengenalan komposisi pemain yang akan bertarung musim ini digelar di The Convergence Indonesia, Kuningan, Jakarta Selatan, pada Kamis, 8 Januari 2026. Pada tahun ini, klub asal Jakarta itu mengejar gelar kelima mereka.
Presiden Pelita Jaya, Andiko Purnomo, mengatakan bahwa mereka selalu menghadirkan sesuatu yang baru setiap tahun demi mengejar target, terutama pada tahun ini sejumlah perekrutan anyar dilakukan demi ambisi juara.
BACA JUGA:
"Kami sudah empat kali juara. Bintang kelima yang kami kejar. Kami rombak dan memperbarui (pemain) yang ujung-ujungnya untuk juara," ujar Andiko dalam konferensi pers di Jakarta.
Pelita Jaya melakukan perombakan besar-besaran di dalam susunan pemain mereka untuk musim ini. Sejumlah wajah baru menghiasi komposisi pemain lokal, yakni Andrew William Lensun, Oka Ananta Yogiswara, Putu J. Satria Pande, dan Victory Jacob Emilio.
Selain itu, dua rookie potensial yang mereka hadirkan ialah Candra Irawan dan Russell Nyoo. Nama-nama ini dimasukkan ke skuad menggantikan pemain lama, seperti Yesaya Saudale, Anthony Beane, Greans Tangkulung, Harits Prasidya, Nick Gosal, dan Abiyyu Ramadhan.
Untuk barisan pemain asing, klub basket yang berdiri sejak 1987 itu memutuskan memakai jasa Jeffree David Withey, Amorie Archibald, dan Darious Lee Moten. Withey merupakan satu-satunya pemain musim lalu yang dipertahankan.
"Semuanya sesuai kebutuhan tim setelah diskusi dengan pelatih. Semua sistem, semua lini sampai nonteknis kami perkuat sehingga tradisi juara terasa di kami," kata Andiko.
Empat gelar yang sebelumnya diraih Pelita Jaya didapat pada edisi 1990 dan 1991/1992 era Kobatama serta edisi 2017 dan 2024 era IBL. Tahun lalu mereka nyaris merebut gelar kelima, tetapi kalah di final melawan Dewa United.
Dalam laga pembukaan musim ini, Pelita Jaya Basketball Jakarta akan bersua dengan musuh mereka di final musim lalu. Jadi, itu kesempatan emas mereka untuk membalas dendam atas tim yang baru saja merebut gelar perdana mereka dalam sejarah kompetisi.