JAKARTA - Diogo Dalot menyebut cedera Bruno Fernandes sebagai pukulan besar karena Manchester United masih menunggu untuk mengetahui seberapa parah cedera sang kapten.
Pemain berusia 31 tahun yang selalu tampil impresif ini telah menjadi starter di setiap pertandingan Liga Inggris untuk The Red Devils musim ini, mencetak lima gol dan memberikan tujuh assist.
Namun, Manajer Manchester United, Ruben Amorim, khawatir Fernandes akan absen karena cedera jaringan lunak yang menyebabkan ia ditarik keluar pada babak pertama dalam kekalahan 1-2 melawan Aston Villa pada Minggu, 21 Desember 2025.
"Ini sangat besar. Kita tidak tahu seberapa parah cederanya, tetapi untuk dia keluar (di tengah) pertandingan, kita tahu betapa tangguhnya dia," kata Dalot kepada Sky Sports.
Dalot kemudian mengambil ban kapten dari rekan senegaranya itu yang tampak meringis kesakitan. Ia merasa tanpa Fernandes, permainan tim sangat terdampak.
BACA JUGA:
"Kami jelas sedih Bruno keluar lapangan. Saya pikir kami menemukan cara untuk tetap dalam permainan dan mencoba menemukan cara bermain, menciptakan peluang."
"Saya pikir kami masih menciptakan cukup peluang untuk mencetak lebih banyak gol dan mari kita berharap itu tidak terlalu buruk. Kemudian kami memiliki Bruno untuk pertandingan berikutnya," tutur Dalot kepada MUTV.
Meskipun prognosisnya belum jelas, Amorim telah mengesampingkan Fernandes dari pertandingan Manchester United melawan Newcastle United pada Boxing Day.
"Saya rasa itu cedera jaringan lunak, jadi akan butuh waktu. Saya rasa dia akan absen beberapa pertandingan, saya tidak yakin jadi mari kita lihat."
"Kami tidak pernah bisa mengendalikan hal-hal seperti ini, jadi kita lihat saja nanti. Dia adalah pemain yang selalu bugar. Jadi, dia bisa pulih dengan cukup baik, tetapi saya tidak tahu," kata Amorim.
Kobbie Mainoo, yang menjadi pelapis Fernandes, juga akan absen karena masalah betis yang dialami saat latihan pada Sabtu, 20 Desember 2025.
Artinya, Manchester United bisa kehilangan tujuh pemain tim utama di pertandingan berikutnya.
Amad Diallo, Bryan Mbeumo, dan Noussair Mazraoui berada di Piala Afrika 2025, sementara Matthijs de Ligt dan Harry Maguire telah absen dalam pertandingan baru-baru ini, yang membuat Amorim beralih ke pemain akademi.
Jack Fletcher--putra dari pemain favorit Manchester United, Darren Fletcher--dan Shea Lacey datang. Beberapa pemain melakukan debut senior mereka di Villa Park dan talenta akademi lainnya juga siap menunjukkan kemampuan mereka.
"Saya rasa dia (Fernandes) tidak akan bermain untuk beberapa pertandingan, tetapi kita lihat saja nanti. Tahun lalu kami mengalami situasi yang sama pada saat ini, jadi ini tidak akan menghancurkan kami, ini akan membuat kami lebih kuat."
"Para pemain muda bermain bagus hari ini (melawan Aston Villa). Kami harus bekerja dengan pemain yang kami miliki, tanpa alasan, dan mencoba untuk memenangi pertandingan berikutnya," ujar sang pelatih lagi dilansir ESPN.
Dalot pun sepakat dengan Amorim. Menurutnya, saat ini menjadi kesempatan pemain yang jarang mendapat menit bermain untuk membuktikan diri.
"Inilah saatnya. Maksud saya, kami kehilangan banyak pemain sehingga ini ialah kesempatan bagi mereka yang belum banyak mendapat kesempatan untuk menunjukkan bahwa mereka pantas mendapatkan lebih banyak menit bermain."
"Saya sangat senang mereka bisa melakukan debut dan semoga di pertandingan selanjutnya mereka bisa bermain serta membantu kami juga," ujar Dalot.
Manchester United memasuki Natal di posisi ketujuh di Liga Inggris, sementara Villa yang menang pada Minggu berada di posisi ketiga--hanya tiga poin di belakang pemimpin klasemen Arsenal--setelah mencatatkan 10 kemenangan beruntun di semua ajang.
Sementara itu, Morgan Rogers menjadi bintang saat mengalahkan Manchester United setelah mencetak dua gol impresif melawan West Ham pekan lalu.
Dia kembali mencetak dua gol penentu kemenangan untuk membantu tim Unai Emery meraup tiga poin di kantang menjamu The Red Devils.
"Saya merasa sedang bermain sebaik yang pernah saya mainkan. Saya yang paling percaya diri, tapi itu juga berlaku untuk seluruh tim."
"Tim ini berada dalam kondisi paling percaya diri sejak saya berada di sini. Tidak mengherankan jika performa individu meningkat ketika kami bermain bagus secara kolektif."
"Kami semua percaya diri satu sama lain, manajer percaya diri kepada kami, dan kami bermain dengan keyakinan bahwa kami akan memenangi setiap pertandingan," kata Rogers kepada VillaTV.