JAKARTA - Pelatih Timnas Indonesia U-20, Nova Arianto, mengungkapkan bahwa ia telah mengantongi sekitar 20 nama pemain diaspora yang berpotensi memperkuat skuadnya menjelang agenda-agenda penting tahun depan.
Timnas Indonesia U-20 akan menghadapi dua turnamen besar, yaitu Piala AFF U-19 2026 dan Kualifikasi Piala Asia U-20 2027.
Nova menjelaskan bahwa proses pemantauan masih berlangsung, termasuk menilai performa para pemain lewat rekaman video dan riwayat permainan mereka.
"Cukup banyak, ya, ada sekitar 15 atau 20 pemain. Namun, kami masih melihat performa melalui video dan latar belakang mereka. Nanti akan kami panggil dan lihat sendiri melalui latihan," ujar Nova di Jakarta dikutip Jumat, 12 Desember 2025.
BACA JUGA:
Piala AFF U-19 2026 dijadwalkan berlangsung antara Mei hingga Juli tahun depan. Sementara Kualifikasi Piala Asia U-20 akan digelar sekitar September atau Oktober 2026.
Untuk persiapan menuju dua turnamen tersebut, Nova menyusun program 11 laga uji coba. Namun, ia mengaku belum dapat mengumumkan detail jadwal karena menunggu penyelarasan program dengan pihak federasi.
"Sesuai dengan apa yang disampaikan coach Alex (Alexander Zwiers/Direktur Teknik PSSI), kami mempersiapkan 11 kali uji coba menuju Kualifikasi Piala Asia U-20 2027. Itu sudah termasuk pertandingan Piala AFF U-19 2026," tuturnya.
Selain mematangkan program tim, Nova juga menunggu instruksi dari Direktur Teknik PSSI terkait kemungkinan melakukan perjalanan ke luar negeri untuk memantau langsung para pemain diaspora. Namun, agenda tersebut belum final karena PSSI masih fokus pada persiapan SEA Games 2025.
"Untuk blusukan itu, saya belum tahu strukturnya bagaimana, tetapi semua sudah kami laporkan kepada Dirtek PSSI. Mungkin setelah fokus mereka di SEA Games, kita akan lihat apakah roadmap bisa berjalan sesuai rencana," kata sang pelatih.
Dengan daftar pemain diaspora yang mulai mengerucut dan rencana uji coba yang disusun, Timnas Indonesia U-20 kini memasuki tahap awal persiapan menuju musim yang padat.