Bagikan:

JAKARTA – Penyelenggaraan Campus League pada tahun yang akan datang 2026 akan lebih masif karena banyaknya cabang olahraga (cabor) yang dipertandingkan serta ada rencana penambahan beberapa kota tuan rumah regional.

CEO Campus League, Ryan Gozali, mengatakan bahwa mereka akan memperluas jangkauan ke lebih banyak kota dan cabang olahraga pada tahun depan. Bandung dan Surabaya rencananya akan bergabung sebagai tuan rumah tambahan, dengan kemungkinan ekspansi yang lebih luas.

"Bahkan, mungkin ada kejutan lain yang sedang kami siapkan. Kami sedang memfinalisasi sekitar 10 cabor untuk musim 2026. Futsal, basket, serta badminton akan menjadi pilar kami," kata Ryan dalam jumpa pers di Jakarta.

Campus League memulai awal perjalanan tahun ini dengan hanya mempertandingan cabor futsal. Campus League Futsal 2025 merupakan langkah awal yang sangat penting dalam upaya membangun ekosistem olahraga kampus yang profesional di Indonesia.

Ajang perdana yang disebut sebagai Season Zero tersebut sukses menghadirkan total 64 tim dari berbagai kampus, dengan tiga tahap kompetisi mulai dari playoff kota, regional di dua kota yaitu Yogyakarta dan Jakarta, hingga babak nasional.

Walaupun keterbatasan waktu membuat pelaksanaan belum ideal, tetapi antusiasme peserta dan kualitas pertandingan menjadi indikator positif bagi pengembangan musim selanjutnya.

Ryan mengatakan bahwa seluruh pencapaian dan kemenangan tetap tercatat dalam sejarah sebagai bentuk penghargaan bagi para peserta meskipun masih merupakan Season Zero dan baru ada trofi bergilir pada tahun depan.

"Meski disebut Season Zero, juara dari sektor putra dan putri akan tetap masuk sejarah. Namun, piala resminya baru akan dimulai musim depan sebagai simbol tradisi yang berkelanjutan," kata dia.

Dalam kesempatan yang sama, Ketua Umum Federasi Futsal Indonesia (FFI), Michael Victor Sianipar, menilai kehadiran Campus League sebagai langkah strategis dalam memperkuat ekosistem futsal nasional.

Ia menyebut kompetisi antarkampus ini menjembatani kekosongan yang selama ini belum terisi, terutama jalur pengembangan pemain dari level mahasiswa menuju dunia profesional. Campus League, menurutnya, menjadi ajang penting untuk mengidentifikasi dan membina talenta muda dengan standar kompetisi yang tinggi.

"Kompetisi seperti ini menjadi peluang kami melihat langsung potensi pemain yang bisa memperkuat tim nasional. Tujuan akhirnya sederhana, yaitu memperkaya ekosistem futsal Indonesia dengan lebih banyak kompetisi dan kesempatan bagi para atlet untuk naik kelas," ujar Michael.

Campus League Futsal 2025 baru saja menyelesaikan rangkaian pertandingan babak nasional di GOR UNJ, Rawamangun, Jakarta Timur, pada Minggu, 7 Desember 2025. Laga-laga penuh drama dan sarat ambisi diperlihatkan tim-tim terbaik dari regional Jakarta dan regional Yogyakarta.

Dari partai final tim putra, UIN Sunan Gunung Djati (UINSGD) Bandung akhirnya mengukuhkan diri sebagai juara setelah sukses menumbangkan Universitas Negeri Yogyakarta (UNY) dengan skor telak tiga gol tanpa balas.

Adapun sektor putri, tim Universitas Negeri Jakarta (UNJ) berhasil mengunci gelar kampiun usai mengubur asa STKIP Pasundan Cimahi di pertandingan puncak. Skuad tuan rumah menang tipis 2-1 atas lawan mereka.